Dolar Melemah Jadi Angin Positif Penguatan Rupiah Hari Ini

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dollar Tembus 14 Ribu, Warga Serbu Money Changer

    Dollar Tembus 14 Ribu, Warga Serbu Money Changer

    TEMPO.CO, Jakarta - Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada, memperkirakan nilai tukar rupiah akan mampu melanjutkan tren positif penguatan. Pergerakan kurs rupiah diprediksi mampu kembali mengalami kenaikan seiring dengan masih adanya pelemahan pada laju dolar Amerika Serikat.

    Perkiraan tersebut di antaranya berasal dari adanya pernyataan US Treasury Secretary bahwa pelemahan dolar Amerika masih dianggap wajar oleh pemerintahan Trump. Pasalnya, hal itu akan positif bagi perdagangan Amerika dan menjadi sentimen positif bagi pergerakan rupiah.

    Baca: Dolar Terus Tertekan, Rupiah Kian Berjaya

    "Selain itu, adanya kekhawatiran akan dampak kebijakan proteksionis ekonomi Amerika memberikan dampak pada pelemahan kembali laju dolar Amerika," kata Reza, dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Kamis, 25 Januari 2018.

    Reza mengatakan sentimen positif juga datang dari dalam negeri, yakni dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Adanya target OJK terkait dengan pertumbuhan ekonomi nasional minimal 5,4 persen turut mengangkat rupiah.

    Karena itu, Reza yakin pergerakan rupiah yang terapresiasi dapat melaju di atas target resisten Rp 13.310 per dolar Amerika. Diperkirakan rupiah akan bergerak pada kisaran support Rp 13.320 dan resisten Rp 13.297 per dolar Amerika. "Berbagai sentimen positif yang terdapat di pasar diharapkan masih bertahan sehingga memberikan imbas positif bagi pergerakan rupiah," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).