Awal 2018, Ramayana Buka Tiga Gerai Baru

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengunjung melihat dan memilih pakaian di salah satu toko yang menggelar diskon besar di Ramayana, Pasar Baru, Jakarta. Dok.TEMPO/Dasril Roszandi

    Sejumlah pengunjung melihat dan memilih pakaian di salah satu toko yang menggelar diskon besar di Ramayana, Pasar Baru, Jakarta. Dok.TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Emiten peritel, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. berencana membuka tiga gerai baru pada semester I/2018 untuk meningkatkan jumlah pendapatan. Awal 2018, Ramayana Buka Tiga Gerai Baru 

    Sekretaris Perusahaan Ramayana Setyadi Surya menuturkan sebelum Hari Raya IdulFitri tahun ini, perseroan berencana membuka tiga gerai baru yang lokasinya berada di Bekasi, Cibubur dan Jakarta. Dia mengatakan, untuk tetap bertumbuh maka Ramayana harus tetap ekspansi.

    “Pada tahun ini, kami enggak akan menutup gerai, akan tetapi sampai Lebaran mau buka tiga gerai baru,” ungkapnya kepada Bisnis.com, Rabu 24 Januari 2018.

    Simak: Sektor Ritel Ambruk, 1.200 Pegawai Dipecat

    Dia menceritakan, penjualan dibagi dalam tiga lokasi yakni Jabodetabek, Pulau Jawa kecuali Jabodetabek dan luar Pulau Jawa. Sepanjang 2017, penjualan di Jabodetabek terbilang lebih baik dibanding lokasi lain, sehingga kondisi tersebut menjadi patokan perseroan untuk membuka tiga gerai tersebut.

    Saat ini, dalam perencanaan bisnis 2018, Ramayana akan menyewa untuk membuka ketiga gerai itu. Dari tiga gerai baru tersebut, perseroan berencana untuk membuka satu gerai Ramayana Prime.

    Pada akhir tahun lalu, emiten bersandi saham RALS juga telah berinovasi dengan memperkenalkan Ramayana Prime. Saat ini, Ramayana Prime pun telah dibuka di City Plaza, Jatinegara. Tujuan pembukaan Ramayana Prime adalah menunjukkan konsistensi dalam menciptakan inovasi dan tranformasi.

    Untuk tetap eksis dan bisa bertumbuh, Ramayana pun akan fokus pada bisnis fesyen dan memperbesar margin. Pada tahun ini, perseroan menetapkan target pertumbuhan penjualan dan pertumbuhan rata-rata penjualan tiap toko (SSSG) yang realistis masing-masing sebanyak 5%.

    Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Christine Natasya mengatakan pertumbuhan penjualan untuk toko campuran pada tahun ini bisa mencapai 6,1% secara tahunan. Selain itu, rencana untuk membuka beberapa toko pad atahun ini merupakan strategi eksansi yang akan berbuah.

    “Kami percaya strategi ekspansi RALS akan berbuah, mengingat perseroan cukup berhati-hati dalam mengelola cost di bisnis supermarket,” tulisnya dalam riset medio Januari 2018.

    Christine mengatakan, Ramayana akan meningkatkan bisnis konsinyasi untuk menghasilkan margin yang lebih tinggi. Menurutnya, mitra yang menjadi penyumbang konsinyasi terbesar adalah Sports Stasion, yang dijual dengan harga diskon untuk last call product.

    Saat ini, kapitalisasi pasar RALS mencapai Rp8,48 triliun dan price earning ratio (PER) mencapai 17,32 kali. Pada penutupan perdagangan Rabu (24/1/2018), harga saham RALS ditutup menguat 1,25% menuju level Rp1.195 per saham. Mirae pun memproyeksikan harga saham RALS berpotensi mencapai Rp1.415 per saham hingga akhir tahun ini.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.