Inflasi Pekan Ketiga Januari Sebesar 0,6 Persen

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BI Minta Daerah Waspadai Inflasi

    BI Minta Daerah Waspadai Inflasi

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mencatat inflasi pada minggu ketiga Januari 2018 sebesar 0,6 persen (month-to-month). Pada periode yang sama bulan lalu, inflasi tercatat 0,42 persen.

    Agus mengatakan inflasi bulan ini dipengaruhi harga pangan yang bergejolak. Penyebab utamanya adalah harga beras yang melonjak. "Tapi kami lihat dan sambut baik ketika pemerintah bertujuan mengimpor beras dan dalam waktu tidak lama panen beras berlangsung. Dengan demikian, harga beras akan terkendali," katanya di kantor Majelis Ulama Indonesia, Jakarta, Rabu, 24 Januari 2018.

    Simak: 2 Tahun Jokowi-JK, Indef: Inflasi dan Daya Beli Rendah

    Bank Indonesia tahun ini memproyeksikan inflasi berada di kisaran 3,5 persen plus minus 1 persen. Agus optimistis inflasi terjaga. Berdasarkan kinerja selama tiga tahun terakhir, inflasi tak pernah melebihi target sasaran. Untuk 2017 saja, inflasi inti tercatat di bawah 3 persen dengan tingkat inflasi volatile food 0,71 persen atau jauh di bawah target 4-5 persen.

    Untuk memastikan inflasi terjaga, otoritas akan bekerja sama dengan pemerintah untuk menjaga harga pangan tak bergejolak dan administered price. Bank Indonesia juga telah memperkuat peran tim pengendali inflasi daerah dan pusat melalui pembentukan keputusan presiden (kepres). Sebelumnya, peran tim ini hanya didasarkan nota kesepahaman.

    Agus mengatakan kepres tersebut bisa dijadikan landasan pemerintah daerah untuk menyediakan anggaran pengendalian inflasi. "Misalnya digunakan untuk operasi pasar," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Animal Crossing dan 9 Aplikasi Makin Dicari Saat Wabah Covid-19

    Situs Glimpse melansir peningkatan minat terkait aplikasi selama wabah Covid-19. Salah satu peningkatan pesat terjadi pada pencarian Animal Crossing.