Kemkominfo: 159 Juta Orang Sudah Registrasi Kartu Prabayar

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Poster registrasi kartu prabayar dari Kominfo. Proses registrasi dibuka 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018.

    Poster registrasi kartu prabayar dari Kominfo. Proses registrasi dibuka 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mencatat jumlah pelanggan yang telah melakukan registrasi kartu prabayar ke operator masing-masing telah mencapai lebih dari 159 juta orang.

    Pelaksana tugas Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika, Noor Ihza, mengemukakan angka itu tercatat per Senin, 22 Januari 2018, pukul 07.45. Jumlah ini terus bertambah dan diprediksi bisa selesai sesuai dengan target, yaitu hingga akhir Februari 2018.

    Jika hingga Februari 2018 pengguna prabayar belum mendaftarkan ulang kartunya, Kementerian memastikan kartu tersebut akan diblokir.

    Baca juga: Ini Tahapan Blokir jika Belum Registrasi Kartu Prabayar

    “Iya betul, hingga kemarin sudah ada 159 juta lebih pelanggan yang mendaftarkan ulang kartu prabayarnya. Kami optimistis registrasi ulang ini akan berjalan sesuai dengan target,” tuturnya, Selasa, 23 Januari 2018.

    Noor mengimbau semua pengguna kartu prabayar melakukan pendaftaran ulang menggunakan nomor induk kependudukan dan kartu keluarga. Pendaftaran ulang kartu prabayar, kata dia, dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam melakukan transaksi digital serta menghindarkan ancaman kejahatan siber.

    "Masyarakat harus segera melakukan registrasi kartu prabayar ulang agar tidak bermasalah nomornya pada kemudian hari. Kami akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang aturan ini," ujarnya

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.