Jembatan Layang Simpang Bandara-Tanjung Api-api Rampung Mei 2018

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pekerja menyelesaikan proyek pembangunan flyover Pancoran, Jakarta Selatan, 14 Agustus 2017. Pembangunan flyover Pancoran yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 141 miliar itu, akan segera dilakukan pemasangan bentang tengah jalan layang sepanjang 80 meter itu akan dilakukan erection segmental box girder. TEMPO/Imam Sukamto

    Sejumlah pekerja menyelesaikan proyek pembangunan flyover Pancoran, Jakarta Selatan, 14 Agustus 2017. Pembangunan flyover Pancoran yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 141 miliar itu, akan segera dilakukan pemasangan bentang tengah jalan layang sepanjang 80 meter itu akan dilakukan erection segmental box girder. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Layang (fly over) Simpang Bandara-Tanjung Api Api, di Kota Palembang akan rampung pada bulan Mei 2018 mendatang. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, jembatan ini nantinya akan mendukung kelancaran lalu lintas di Kota Palembang.

    "Jembatan layang ini dinantikan karena akan mendukung kelancaran lalu lintas Kota Palembang yang akan menjadi salah satu tempat penyelenggaraan Asian Games XVIII tahun 2018," kata Basuki melalui keterangan terulis, Ahad, 21 Januari 2018.

    Baca: Bangun Jembatan Udara, Kemenhub Siapkan Rp 400 Miliar

    Selain itu, Kementerian PUPR nantinya juga akan mempercantik jembatan tersebut dengan ornamen budaya lokal berupa motif songket pada dinding jembatan. Menurut Basuki, langkah ini ditempuh untuk menarik masyarakat setempat maupun para pengunjung yang akan menghadiri penyelenggaraan Asian Games XVIII. "Pembangunan jembatan disamping memperhatikan fungsinya, menjadi lebih bagus dengan mengakomodir ornamen budaya setempat," kata Basuki.

    Basuki mengatakan, pembangunan jembatan dengan panjang 460 meter ini, sudah dimulai sejak Juli 2016 dan ditargetkan rampung Mei 2018 mendatang. Adapun anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 159,5 miliar yang dibagi ke dalam tiga tahun anggaran. Tahun 2016 anggaran sebesar Rp 66,96 miliar disiapkan untuk pekerjaan galian dan timbunan, pemasangan pondasi bored pile dan pekerjaan pile cap.

    Tahun 2017 dialokasikan anggaran sebesar Rp 80 miliar dengan pekerjaan pier, pier head, erection girder dan diafragma, serta pekerjaan plat lantai. Tahun 2018 anggarannya sebesar Rp 12,5 miliar untuk pekerjaan pengaspalan, pembangunan taman, pekerjaan ornamen dan penyelesaian akhir.

    Jembatan layang ini memiliki lebar 17 meter dengan 4 lajur dua arah. Progres konstruksi hingga awal Januari 2018 sudah mencapai 90 persen. Beberapa pekerjaan yang juga sudah diselesaikan yakni pekerjaan lantai jembatan, ornamen pada girder, pengecatan,dan pemasangan penerangan jalan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.