Di Palembang, Jokowi Serahkan 5.534 Sertifikat Tanah ke Warga

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Antrean warga memadati ruas jalan saat menghadiri penyerahan sertifikat tanah oleh Presiden Jokowi di Taman Lokasa, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, 16 Januari 2018. Presiden menyerahkan 5.447 sertifikat hak atas tanah milik warga yang berada di daerah Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran. ANTARA

    Antrean warga memadati ruas jalan saat menghadiri penyerahan sertifikat tanah oleh Presiden Jokowi di Taman Lokasa, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, 16 Januari 2018. Presiden menyerahkan 5.447 sertifikat hak atas tanah milik warga yang berada di daerah Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran. ANTARA

    TEMPO.CO, Palembang - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyerahkan ribuan sertifikat tanah untuk warga di Provinsi Sumatera Selatan, termasuk sertifikat tanah wakaf untuk rumah ibadah di Palembang Sport and Convention Center (PSCC) hari ini. Presiden Jokowi secara simbolis menyerahkan sertifikat tanah itu kepada 12 orang perwakilan penerima.

    Dalam kesempatan itu, Jokowi menyerahkan 5.534 sertifikat tanah kepada warga dan 505 sertifikat tanah wakaf untuk rumah ibadah. Peserta yang hadir sekitar 4.000 orang, selain ada yang berhalangan hadir, ada sejumlah warga yang memiliki sertifikat lebih dari satu.

    Baca: Diresmikan Jokowi, Ini Daftar Tarif Tol Bakauheni-Terbanggi Besar

    Tahun 2017, pemerintah menargetkan 5 juta sertifikat tanah sudah tercapai dan pemerintah berencana menyerahkan 7 juta sertifikat tahun ini. Sedangkan pada 2019 ditargetkan 9 juta sertifikat bakal diserahkan.

    Presiden Jokowi menyebutkan, setiap kali berkunjung ke daerah, dirinya selalu mendengar keluhan sengketa lahan di semua lokasi. "Karena ada 87 juta lahan yang belum bersertifikat, nanti 2025 harus selesai semua," tuturnya, Senin, 22 Januari 2018.

    Dalam acara itu turut hadir Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil, Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian, Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. "Kalau target enggak ketemu, hati-hati, saya sudah janjian dengan Pak Menteri, bisa tidak menjadi menteri lagi, kerja memang harus seperti itu," ujar Jokowi.

    Menurut Jokowi, dengan target sebesar itu, jajaran Kementerian Agraria harus bekerja keras. Dia menyebut, jika yang di bawah-bawah tidak bisa mencapai target, bisa dicopot dan diganti dengan yang mampu. Sementara itu, Sofyan Djalil mengatakan, pada 2017, target sertifikasi tanah di Sumatera Selatan mencapai 230 ribu bidang tanah. "Tahun ini diupayakan target yang sama dengan tahun lalu," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.