Google, Temasek, Meituan-Dianping Investasi ke Go-Jek 16 T?

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • CEO Go-Jek Indonesia Nadiem Makarim berfoto bersama ikon Gatotkaca di Kantor Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Jakarta Pusat, 20 November 2016. Tempo/Destrianita

    CEO Go-Jek Indonesia Nadiem Makarim berfoto bersama ikon Gatotkaca di Kantor Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Jakarta Pusat, 20 November 2016. Tempo/Destrianita

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan penyedia layanan transportasi berbasis aplikasi, Go-Jek, dikabarkan akan mendapatkan suntikan dana dari Google, Temasek Holdings, dan platform online Meituan-Dianping. Go-Jek dikabarkan akan menerima kucuran dana sekitar US$ 1,2 miliar (lebih-kurang Rp 16 triliun) dari perusahaan asal Amerika Serikat, Singapura, dan Cina tersebut.

    Seorang sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan Google akan mengucurkan dana besar untuk Go-Jek. "Sebagai investor strategis, Google akan memberikan banyak untuk bisnis Go-Jek," kata sumber tersebut, seperti dilansir Reuters.

    Baca juga: Akuisisi Saham, Go-Jek Harus Minta Persetujuan BI

    Sejumlah sumber yang juga enggan ditulis namanya menyampaikan pengumpulan dana untuk Go-Jek telah dimulai sejak tahun lalu dan ditargetkan rampung dalam beberapa pekan ke depan. Mereka mengatakan KKR & Co LP dan Warburg Pincus LLC, yang telah lebih dulu menjadi investor Go-Jek, juga berperan dalam pengumpulan dana itu.

    Belum ada informasi jelas berapa nilai investasi dari masing-masing perusahaan. Google, KKR, Meituan-Dianping, Temasek, dan Warburg menolak berkomentar, sedangkan Go-Jek tak merespons permintaan konfirmasi dari Reuters.

    Sebelumnya, Go-Jek telah menerima investasi dari raksasa teknologi Cina, Tencent Holdings Ltd dan JD.com. Reuters melaporkan investasi JD.com di Go-Jek berkisar US$ 100 juta.

    Kendati begitu, investasi ini dianggap bakal memberikan angin segar bagi Go-Jek dalam kompetisi yang makin ketat dengan Grab dan Uber. Adapun Grab dan Uber dibekingi Japan's Softbank Group.

    Investasi diperlukan karena perusahaan penyedia layanan transportasi berbasis aplikasi semacam Go-Jek membutuhkan dana besar untuk menarik mitra, baik pengemudi maupun penumpang. Selama ini, margin laba terganggu lantaran perusahaan harus memberikan promo dan diskon kepada pengemudi dan penumpang.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.