Menguat 0,44 Persen, IHSG Kian Dekati Level 6.500

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pialang saham mengamati monitor IHSG, di Jakarta, Selasa (22/12). IHSG ditutup menguat 36,248 poin (1,49%) ke level 2.467,637. TEMPO/Dinul MUbarok

    Seorang pialang saham mengamati monitor IHSG, di Jakarta, Selasa (22/12). IHSG ditutup menguat 36,248 poin (1,49%) ke level 2.467,637. TEMPO/Dinul MUbarok

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) lagi-lagi mencetak rekor baru dengan memperbarui level tertingginya pada hari ketiga berturut-turut, sekaligus memperpanjang relinya pada akhir perdagangan hari keempat berturut-turut, Kamis, 18 Januari 2018.

    IHSG ditutup menguat 0,44 persen atau 28,15 poin di level 6.472,67, level penutupan tertinggi sepanjang masa, setelah dibuka dengan kenaikan 0,19 persen atau 12,38 poin di level 6.456,90.

    Padahal pada perdagangan kemarin, Rabu, 17 Januari 2018, IHSG baru saja mencetak rekor terbarunya setelah berakhir menguat 0,23 persen atau 14,83 poin di level 6.444,52, level penutupan tertinggi pada hari kedua berturut-turut. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG konsisten menguat di kisaran level 6.452,05–6.483,27.

    Baca juga: Diwarnai Aksi Beli Investor Asing, IHSG Diprediksi Positif

    Enam dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona hijau, dipimpin sektor konsumer (+1,42 persen) dan aneka industri (+1,08 persen). Adapun tiga sektor lainnya menetap di zona merah, dipimpin sektor infrastruktur yang melemah 0,76 persen.

    Saham-saham pendorong IHSG:

    HMSP +3,53 persen

    BBCA +1,92 persen

    ASII +1,22 persen

    RALS +21,46 persen

    Saham-saham penekan IHSG:

    PGAS -6,78 persen

    TLKM -0,71 persen

    SMGR -2,85 persen

    UNTR -1,33 persen

    Dalam risetnya hari ini, Vice President Research Department Indosurya Sekuritas, William Surya Wijaya, mengatakan capital inflow yang masih terus berlangsung mendorong kenaikan IHSG, selain kestabilan nilai tukar rupiah yang cukup menjaga arah pasar.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.