Tiga Menteri Tinjau Proyek Rel Ganda Medan-Kualanamu

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menumpang kereta rel listrik Commuter Line usai meresmikan Stasiun Bekasi Timur sekaligus pengoperasian kereta rel listrik lintas Bekasi-Cikarang di Bekasi, Jawa Barat, 7 Oktober 2017. ANTARA FOTO

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menumpang kereta rel listrik Commuter Line usai meresmikan Stasiun Bekasi Timur sekaligus pengoperasian kereta rel listrik lintas Bekasi-Cikarang di Bekasi, Jawa Barat, 7 Oktober 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, meninjau proyek rel ganda Medan-Kualanamu di Stasiun Medan, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu, 17 Januari 2018.

    Di Stasiun Medan tengah dilakukan pembangunan rel ganda layang (elevated) yang akan menambah kapasitas angkut kereta api dari dan menuju Bandara Kualanamu. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan progres rel ganda non layang sudah mencapai 94 persen, sementara layang 88 persen. "Kami merencanakan November ini sudah selesai," ucapnya.

    Baca juga: Rel Ganda Kereta Bandara Kualanamu Beroperasi Februari 2018

    Menhub mengatakan dengan adanya rel ganda, perjalanan kereta api akan bertambah dari 42 perjalanan menjadi 76 perjalanan. Selain itu, waktu tempuh dari Medan ke Bandara Kualanamu juga akan meningkat dari 30 menit menjadi 20-25 menit.

    Untuk rel ganda layang, pembiayaan bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun 2015-2018 dengan total senilai Rp 2,8 triliun.

    Sementara untuk rel ganda darat bersumber dari Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2014-2016 dengan total senilai Rp 454 miliar.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pihaknya akan mendorong agar swasta turut berinvestasi dalam proyek-proyek infrastruktur transportasi. "Kami mendorong swasta, baik itu dari segi pembiayaan ataupun pembangunan," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara