Reshuffle Kabinet, Ini Prediksi Analis Saham tentang IHSG

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan beraktivitas saat pembukaan perdagangan saham 2018 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 2 Januari 2018. ANTARA FOTO

    Karyawan beraktivitas saat pembukaan perdagangan saham 2018 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 2 Januari 2018. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Keputusan Presiden Joko Widodo melakukan reshuffle diprediksi tidak akan mempengaruhi pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini.

    Berdasarkan data Bloomberg, IHSG hari ini dibuka menguat pada level 6.429,77. Namun melemah 0,07 persen ke level 6.423,18 sesaat setelah upacara pelantikan beberapa pejabat negara selesai.

    Analis Kresna Securities, Robertus Yanuar, mengungkapkan pergantian sejumlah menteri pada hari ini diprediksi tidak akan mempengaruhi pasar secara signifikan karena pelaku sudah memperkirakan keputusan tersebut, mengingat ada bekas menteri yang memang akan maju sebagai calon gubernur pada Pilkada 2018.

    “Dampaknya tidak akan begitu signifikan kalau dari reshuffle. Kita juga mendengar sebelumnya bahwa ada menteri yang maju Pilkada, dan tim ekonomi kabinet masih solid, sehingga tidak ada dampak spesifik ke pasar hari ini,” ujarnya di Jakarta, Rabu, 17 Januari 2018.

    Baca juga: Tak Terpengaruh Reshuffle Kabinet, IHSG Dibuka Menguat 6.429

    Hal senada diungkapkan oleh analis Binaartha Securitas, Reza Priyambada. Dia memperkirakan reshuffle yang dilakukan Presiden Joko Widodo hari ini tidak banyak berpengaruh pada IHSG.

    Kalaupun IHSG melemah, Reza menyebutkan hal itu karena profit taking setelah kenaikan sebelumnya dan antisipasi rilis suku bunga acuan esok hari. "Saya lihat (reshuffle) tidak terlalu banyak berpengaruh," kata Reza ketika dihubungi pada kesempatan yang sama.

    Direktur Investa Saran Mandiri, Hans Kwee, juga menilai beberapa menteri yang diganti dan yang menempati posisi baru cenderung tidak akan memberikan pengaruh pada pergerakan pasar sepanjang hari ini.

    Baca juga: IHSG Buat Rekor Baru dengan Menembus Level 6.400

    “Pertama, tidak ada pergantian pada menteri ekonomi. Kedua, selama ini jika pemerintah melakukan reshuffle, pasar memang tidak begitu terpengaruh. Selama sosok yang diangkat Presiden dinilai baik, pasar tidak akan terkoreksi,” katanya.

    Dia menambahkan, IHSG memang menunjukkan tren koreksi karena tidak terpengaruh faktor-faktor yang dapat menstimulasi pasar.

    Presiden Joko Widodo menerbitkan 4 Keputusan Presiden (Keppres) untuk empat pejabat. Beberapa pejabat negara yang pagi ini dilantik di Istana Kepresidenan yaitu Idrus Marham sebagai Menteri Sosial dalam sisa masa jabatan 2014-2019.

    Presiden juga mengangkat Moeldoko sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Agum Gumelar sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, dan Marsekal Madya TNI Yuyu Sutisna sebagai KSAU.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).