IHSG Buat Rekor Baru dengan Menembus Level 6.400

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pialang memerhatikan pergerakan indeks saham layar monitor di Jakarta. Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (30/3/2012), IHSG ditutup menguat 16,384 poin (0,39%) ke level 4.121,551. Sementara Indeks LQ 45 naik 4,017 poin (0,56%) ke level 712,551. TEMPo/Eko Siswono Toyudho

    Pialang memerhatikan pergerakan indeks saham layar monitor di Jakarta. Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (30/3/2012), IHSG ditutup menguat 16,384 poin (0,39%) ke level 4.121,551. Sementara Indeks LQ 45 naik 4,017 poin (0,56%) ke level 712,551. TEMPo/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan atau IHSG tak hanya ditutup menguat pada akhir perdagangan hari ini, Selasa, 16 Januari 2018, tapi juga berhasil mencetak rekor baru.

    IHSG ditutup menguat 0,74 persen atau 47,50 poin di level 6.429,69, level penutupan tertinggi sepanjang masa, setelah dibuka dengan kenaikan tipis 0,06 persen atau 4,02 poin di level 6.386,22. Pada perdagangan Senin, 15 Januari 2018, IHSG berakhir menguat 0,19 persen atau 12,13 poin di level 6.382,19.

    Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak konsisten menguat di kisaran 6.381,31-6.429,69. Dari 570 saham yang diperdagangkan hari ini di Bursa Efek Indonesia (BEI), 206 saham menguat, 159 saham melemah, dan 205 saham stagnan.

    Semua indeks sektoral IHSG, yang berjumlah sembilan, berakhir di zona hijau, dipimpin sektor infrastruktur (+1,95 persen), industri dasar (+1,71 persen), dan tambang (+1,11 persen).

    Dalam risetnya hari ini, Vice President Research Department Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan capital inflow yang masih terus berlangsung menopang pola gerak IHSG.

    “Hal ini menunjukkan bahwa pasar modal kita masih menjadi salah satu tujuan investasi yang menarik hingga kini, yang tentunya wajib didukung kinerja emiten yang baik sehingga kepercayaan investor tetap dapat terjaga dengan baik,” tuturnya.

    Baca juga: Didorong Saham Perbankan, IHSG Sesi I Bergerak Positif

    Sepanjang awal tahun ini, gairah investasi investor pasar modal Indonesia memang meningkat cukup tinggi. Hingga akhir pekan lalu, investor asing secara konsisten terus mencatatkan beli bersih setiap hari di pasar saham Indonesia. Berdasarkan data Bloomberg, total net buy asing hingga akhir pekan lalu mencapai Rp 2,6 triliun.

    Alpino Kianjaya, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, mengatakan pasar yang bergairah pada awal tahun ini menjadi bukti bahwa pasar modal Indonesia sangat menarik.

    “Lihat saja, indeks kita naik terus. Harga perusahaan yang naik itu berarti demand size lebih besar dibanding supply size. Investor sangat suka investasi di Indonesia,” katanya.

    Saham-saham pendorong IHSG:
    TLKM +2,18 persen
    BBRI +1,69 persen
    GGRM +2,44 persen
    UNVR +0,73 persen

    Saham-saham penekan IHSG:
    HMSP -1,03 persen
    BSIM -23,43 persen
    ADRO -1,79 persen
    LPPF -3,47 persen

    Pada perdagangan sesi I siang tadi, IHSG menguat 0,44 persen atau 28,04 poin ke level 6.410,23 dengan dorongan utama dari sektor infrastruktur, disusul sektor finansial.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.