Rabu, 14 November 2018

Banten Tolak Rencana Impor Beras 500 Ribu Ton

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pekerja beristirahat di atas tumpukan karung beras saat dilakukan bongkar muat beras impor dari Vietnan dari kapal Hai Phong 08 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, 11 November 2015. Tempo/Tony Hartawan

    Seorang pekerja beristirahat di atas tumpukan karung beras saat dilakukan bongkar muat beras impor dari Vietnan dari kapal Hai Phong 08 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, 11 November 2015. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta -Pemerintah Provinsi Banten menolak masuknya beras impor karena para petani di Banten saat ini sedang melakukan panen padi. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid di Serang, Jumat mengatakan, Banten menolak masuknya beras impor ke Banten karena saat ini di Banten sedang berlangsung panen setiap hari di sejumlah wilayah sentra padi.

    "Perkiraan produksi Januari hingga Maret 2018 sebesar 512.388 ton beras melebihi kebutuhan konsumsi penduduk Banten selama Januari - Maret sebesar 324.000 ton beras," kata Agus Tauchid.

    Dengan demikian, terdapat kelebihan produksi sebesar 188.388 ton beras pada perkiraan musim panen Januari-Maret 2018. Selain itu, kata dia, stok beras di Bulog Banten tersedia 6.295 ton beras atau cukup untuk ketahanan stok selama 2,6 bulan ke depan.

    "Jadi seberanya impor beras tidak diperlukan, dan kita harus menyelamatkan gabah hasil panen petani," kata Agus.

    Selain itu juga, kata dia, panen raya padi di Banten akan dimulai minggu pertama Februari 2018 ini. "Mari selamatkan petani Banten dengan tidak mengimpor beras," kata Agus.

    Sebelumnya Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita berencana mengimpor 500 ribu ton beras tahun ini. Beras yang diimpor adalah jenis beras khusus atau beras premium.

    Adapun impor dilakukan untuk mengatasi kelangkaan pasokan beras yang berdampak pada naiknya harga jual beras di tingkat pengecer.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Karier Stan Lee, Maestro Legendaris Marvel

    Pencipta komik superhero Marvel Comics, Stan Lee, meninggal akibat pneumonia di usia 95 tahun, Senin, 12 November 2018