Impor Beras 500 Ribu Ton, Kementan: untuk Menjamin Pasokan

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita melepas truk bermuatan beras medium di gudang Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) dalam rangka Operasi Pasar, Jakarta, 9 Januari 2018. Operasi Pasar tersebut bertujuan menekan dan menjaga stabilitas harga beras. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pertanian menyatakan, impor beras sebanyak 500 ribu ton dilakukan untuk menjamin ketersediaan pasokan di pasar. Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan, Agung Hendiardi, menyebut opsi ini diambil dengan pertimbangan sejumlah aspek.

"Ini kebijakan sudah komprehensif, segala aspek sudah dipertimbangkan," kata Agung saat ditemui seusai melepas tim bazar beras Kementerian Pertanian di Kompleks Toko Tani Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat, 12 Januari 2018. "Secara detail saya nggak mengikuti, itu Pak Menteri (Pertanian) dan Pak Mendag (Menteri Perdagangan)."

Baca juga: Kementan Beberkan Penyebab Melonjaknya Harga Beras Medium

Sebelumnya, kenaikan harga terjadi pada beras medium di sejumlah tempat, mulai dari Jakarta, Jawa Barat hingga Jawa Tengah. Kementerian Pertanian menyebut, kelangkaan pasokan ini membuat harga beras otomatis ikut terkerek.

Untuk menstabilkan harga, Pemerintah telah memutuskan untuk mengambil jalur impor beras. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito menyatakan pemerintah akan melakukan impor beras dari Vietnam dan Thailand sambil menunggu panen raya pada Februari-Maret. Beras impor itu akan masuk ke Tanah Air pada Januari. "Saya tidak mau mengambil risiko kekurangan pasokan," katanya, Kamis malam, 11 Januari 2018.

Agung mengatakan, penyebab kelangkaan pasokan beras, terutama jenis medium di pasaran, karena panen dari sejumlah kelompok tani beberapa waktu lalu menghasilkan kualitas gabah yang bagus. Alhasil, kelompok tani ingin menjual di harga premium. "Kalau bisa premium, kenapa harus medium, mereka mikirnya gitu," kata Agung.

Padahal, ujarnya, masih banyak kelompok masyarakat yang mengkonsumsi beras medium. Beras jenis ini juga banyak digunakan di sejumlah warung makan. "Jadi ini memang karena kekurangan pasokan ke pasar, bukan kekurangan produksi."

Namun Agung memprediksi, kenaikan harga beras medium ini tidak akan berlangsung lama. Sebab, masa panen raya  akan dimulai Februari hingga Maret mendatang. Hingga Maret 2018, kata Agung, diprediksi akan ada tambahan pasokan beras sebesar 2,6 juta ton. Angka ini sudah melebihi jumlah konsumsi yang hanya 2,5 juta ton. 

Baca juga: Jokowi Minta 20 Persen Kebutuhan Beras Malaysia Diimpor dari Indonesia

Indonesia sempat surplus beras, sehingga menjadi negara pengekspor beras. Bahkan Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak di Kuching, Malaysia, pada 22 November 2017, menyampaikan harapan agar 20 persen kebutuhan beras impor Malaysia pada 2018 didatangkan dari Indonesia.






Antisipasi Krisis Pangan, Bulog Papua dan Papua Baratkan Siapkan 100 Ton Beras

1 jam lalu

Antisipasi Krisis Pangan, Bulog Papua dan Papua Baratkan Siapkan 100 Ton Beras

Bulog Papua dan Papua Barat menjadi induk dalam menyalurkan beras saat bencana.


Erick Thohir Cek Stok Pangan Menjelang Nataru, Klaim Beras Bulog Aman

1 hari lalu

Erick Thohir Cek Stok Pangan Menjelang Nataru, Klaim Beras Bulog Aman

Erick Thohir pun meminta BUMN-BUMN pangan yang tergabung dalam Holding BUMN Pangan atau ID Food untuk memonitor perkembangan ketersediaan bahan pokok.


9 Proyek FAO dan Kementerian Pertanian untuk 4 Tahun ke Depan, Apa Saja?

1 hari lalu

9 Proyek FAO dan Kementerian Pertanian untuk 4 Tahun ke Depan, Apa Saja?

FAO dan Kementerian Perrtanian RI jalin kerja sama untuk 4 tahun ke depan, antara lain melalui 9 proyek dengan fokus pada isu pertanian.


Klaim Produksi Beras Surplus, Jabar dan Jatim Minta Bulog Tak Impor

2 hari lalu

Klaim Produksi Beras Surplus, Jabar dan Jatim Minta Bulog Tak Impor

Sebagai produsen beras nasional tertinggi, Jawa Barat dan Jawa Timur mengaku siap memasok beras ke gudang Bulog dan meminta agar tak dilakukan impor.


Menagih Janji Kementerian Pertanian

2 hari lalu

Menagih Janji Kementerian Pertanian

Kementerian Pertanian memberi janji data anyar yang menyatakan penggilingan bisa memasok 610 ribu ton beras.


Kementan Klaim Berhasil Penuhi Permintaan Pasokan Beras, Tak Jadi lmpor?

3 hari lalu

Kementan Klaim Berhasil Penuhi Permintaan Pasokan Beras, Tak Jadi lmpor?

Sebelumnya, Bulog mengatakan stok domestik tipis dan tak dapat memenuhi target penyediaan cadangan beras.


Kementan Pastikan Penuhi Permintaan Beras untuk Gudang Bulog

3 hari lalu

Kementan Pastikan Penuhi Permintaan Beras untuk Gudang Bulog

Kementan pastikan stok beras ada di berbagai daerah. Tidak perlu melakukan impor.


Waswas Cadangan Beras

4 hari lalu

Waswas Cadangan Beras

Perdebatan soal rencana impor beras masih terjadi untuk memnuhi cadangan beras Bulog.


Data Beras Kementan dan Bulog Berbeda? BPS Jelaskan Duduk Perkara: Sudah Clear

4 hari lalu

Data Beras Kementan dan Bulog Berbeda? BPS Jelaskan Duduk Perkara: Sudah Clear

BPS membeberkan bahwa pada dasarnya tidak ada yang berbeda soal data beras yang digunakan Kementan dan Bulog.


Mendag: Bulog Sudah Beli Beras di Luar Negeri, tapi Belum Impor

4 hari lalu

Mendag: Bulog Sudah Beli Beras di Luar Negeri, tapi Belum Impor

Tirisnya ketersediaan pasokan beras mulai dikeluhkan para pedagang Pasar Induk Beras Cipinang.