Kementan Beberkan Penyebab Melonjaknya Harga Beras Medium

Pedagang beras medium di pasar beras di Pasar Santa, Jakarta, 10 Januari 2018. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pertanian mengakui penyebab naiknya harga beras jenis medium sejak beberapa waktu lalu adalah kurangnya pasokan. Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi menyebut sejumlah kelompok tani ingin menjual beras produksi mereka di harga premium.

"Ini karena kualitas gabah mereka memang bagus," kata Agung, saat ditemui di Kompleks Toko Tani Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat, 12 Januari 2018.

Namun, kata Agung, akibat pasokan beras medium turun, otomatis harga pun ikut naik. Sementara itu, dia menyebut, produksi beras sama sekali tidak berkurang karena pada awal Januari 2018 sudah tercatat surplus sekitar 300 ribu ton. "Jadi tidak benar kalau harga naik karena produksinya berkurang," tuturnya.

Sebelumnya, kenaikan harga terjadi pada beras medium di sejumlah titik, mulai Jakarta, Jawa Barat, hingga Jawa Tengah. Di Jakarta, kenaikan harga beras medium ini ikut dikeluhkan pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang.

Ketua Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Pasar Induk Beras Cipinang Nellys Soekidi mengaku kesulitan menetapkan harga eceran tertinggi (HET) beras medium di angka Rp 9.450 per kilogram (kg). "Bagaimana kami bisa menerapkan HET jika harga beras medium saja kami beli dengan harga antara Rp 9.400 dan Rp 9.700 per kg?" ucap Nellys.

Menurut Agung, Badan Ketahanan Pangan juga tidak bisa melarang kelompok tani tersebut menjual beras di harga premium. Dia menyebut pihaknya tidak bisa menghalangi tindakan produsen. "Kalau dia bisa produksi jenis premium, kenapa kami marahi?"

Agung menambahkan, kekosongan pasokan beras medium di pasaran sebenarnya tak begitu banyak. Namun pemerintah telah berupaya turun tangan. Selain melalui operasi pasar oleh Badan Urusan Logistik (Bulog), Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian menggelontorkan beras medium seharga Rp 8.800 di empat wilayah, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jakarta. "Untuk tahap awal kami gelontorkan 120 ton," tutur Agung.

Berdasarkan pantauan Tempo di Pasar Induk Cipinang, penjual membanderol beras Bulog dengan harga Rp 8.800 per kilogram. Harga tersebut jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan beras di daerah yang bisa mencapai Rp 12.500 per kilogram.

Salah satu pedagang beras, Fendi, mengatakan kualitas beras Bulog berada di bawah beras daerah. Meski kualitas beras Bulog rendah, dia menjual beras tersebut karena ada operasi pasar dan harganya lebih murah.

KARTIKA ANGGRAENI | FAJAR PEBRIANTO






Erick Thohir Cek Stok Pangan Menjelang Nataru, Klaim Beras Bulog Aman

1 hari lalu

Erick Thohir Cek Stok Pangan Menjelang Nataru, Klaim Beras Bulog Aman

Erick Thohir pun meminta BUMN-BUMN pangan yang tergabung dalam Holding BUMN Pangan atau ID Food untuk memonitor perkembangan ketersediaan bahan pokok.


Klaim Produksi Beras Surplus, Jabar dan Jatim Minta Bulog Tak Impor

2 hari lalu

Klaim Produksi Beras Surplus, Jabar dan Jatim Minta Bulog Tak Impor

Sebagai produsen beras nasional tertinggi, Jawa Barat dan Jawa Timur mengaku siap memasok beras ke gudang Bulog dan meminta agar tak dilakukan impor.


Kementan Klaim Berhasil Penuhi Permintaan Pasokan Beras, Tak Jadi lmpor?

3 hari lalu

Kementan Klaim Berhasil Penuhi Permintaan Pasokan Beras, Tak Jadi lmpor?

Sebelumnya, Bulog mengatakan stok domestik tipis dan tak dapat memenuhi target penyediaan cadangan beras.


Data Beras Kementan dan Bulog Berbeda? BPS Jelaskan Duduk Perkara: Sudah Clear

4 hari lalu

Data Beras Kementan dan Bulog Berbeda? BPS Jelaskan Duduk Perkara: Sudah Clear

BPS membeberkan bahwa pada dasarnya tidak ada yang berbeda soal data beras yang digunakan Kementan dan Bulog.


Mendag: Bulog Sudah Beli Beras di Luar Negeri, tapi Belum Impor

4 hari lalu

Mendag: Bulog Sudah Beli Beras di Luar Negeri, tapi Belum Impor

Tirisnya ketersediaan pasokan beras mulai dikeluhkan para pedagang Pasar Induk Beras Cipinang.


Belum Teken Izin Impor Beras, Mendag Masih Beri Waktu Bulog dan Kementan Cukupi Stok

4 hari lalu

Belum Teken Izin Impor Beras, Mendag Masih Beri Waktu Bulog dan Kementan Cukupi Stok

Zulhas menampik keputusan untuk impor beras dan belum mengeluarkan perizinan untuk kebijakan ini.


Pedagang Beras Pasar Induk Cipinang Keluhkan Stok: Segera Impor, Jika Tidak Wassalam

4 hari lalu

Pedagang Beras Pasar Induk Cipinang Keluhkan Stok: Segera Impor, Jika Tidak Wassalam

Pedagang Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) mendesak pemerintah untuk segera melakukan impor beras.


Bulog Siap-siap Impor Beras, Buwas: Semua Menteri Sudah Memberi Keputusan

10 hari lalu

Bulog Siap-siap Impor Beras, Buwas: Semua Menteri Sudah Memberi Keputusan

Impor beras itu untuk kebutuhan cadangan kejadian luar biasa, seperti bantuan sosial dan penanganan bencana.


Petani Tolak Impor Beras, Kritik Bulog dan Badan Pangan

11 hari lalu

Petani Tolak Impor Beras, Kritik Bulog dan Badan Pangan

Henry mengatakan sesuai undang-undang, impor beras tidak diizinkan bila produksi dalam negeri masih cukup.


Yakin Stok Beras Cukup hingga Akhir 2022, Kementan: Harganya Naik karena ...

12 hari lalu

Yakin Stok Beras Cukup hingga Akhir 2022, Kementan: Harganya Naik karena ...

Kementan memastikan produksi beras nasional dalam kondisi aman hingga akhir tahun.