Senegal Tawarkan Insentif Pajak bagi Pengusaha Indonesia

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tombon Gueye. Facebook.com

    Tombon Gueye. Facebook.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Senegal telah memberlakukan pembebasan pajak 10 tahun bagi pengusaha atau investor yang berinvestasi di bidang pariwisata, dan salah satu kotanya yang berada di wilayah Casamande, Kota Diembiring, menawarkan insentif pembebasan pajak selama 12 tahun bagi investor Indonesia yang berniat menanamkan modal di sana.

    Wali Kota Diembiring Tombon Gueye menyampaikan tawaran tersebut saat mengunjungi KBRI Dakar bersama delegasi pemerintah pada Selasa, 9 Januari 2018, menurut siaran pers kedutaan besar Republik Indonesia di Dakar.

    Menurut Tombon, pemerintah Senegal lebih memprioritaskan distribusi dukungan finansial ke pedesaan ketimbang ke kota-kota besar untuk mendorong pengembangan investasi di pedesaan.

    “Investasi di Cap Skirring tidak akan rugi karena banyak turis dan merupakan lokasi konsumen," kata Tombon.

    Baca juga: Lagi, Senegal Berminat Membeli Pesawat CN-235 Buatan Indonesia

    Dia memaparkan berbagai peluang investasi yang bisa diambil pengusaha Indonesia di wilayahnya, seperti peluang penanaman modal di bidang pertanian kelapa sawit, padi, dan mangga yang selama ini masih dikelola secara tradisional meski wilayahnya bertanah subur dan curah hujan tinggi.

    Pemerintah Diembiring, menurutnya, sangat memerlukan transfer pengetahuan dan teknologi dari Indonesia untuk mengelola pertanian dalam skala besar yang hasilnya tidak hanya bisa mencukupi kebutuhan dalam negeri tetapi juga bisa diekspor.

    Bidang peternakan dan aquakultur, lanjutnya, juga terbuka lebar untuk investor Indonesia. Pemerintah Senegal memerlukan investasi besar-besaran di bidang peternakan mengingat sampai sekarang masih mengandalkan impor sapi dari Mali dan Guinea-Bissau untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban pada peringatan Idul Adha.

    Tombon juga mengharapkan kerja sama kota kembar dengan pemerintah kota di Indonesia, pemberian beasiswa bagi kaum muda setempat, serta dukungan untuk merenovasi masjid di Cap Skirring.

    Baca juga: Senegal Tertarik Beli Pesawat PT Dirgantara Indonesia

    Duta Besar Indonesia di Dakkar, Mansyur Pangeran, meminta Wali Kota Diembiring memberikan informasi yang lebih detail mengenai luas wilayah kota yang bisa menjadi tujuan investasi di bidang pertanian, khususnya untuk perkebunan kelapa sawit.

    Mansyur menyebut Diembiring sebagai tujuan investasi yang cukup menjanjikan karena wilayahnya yang subur dan terkenal dengan industri pariwisatanya, khususnya di Cap Skirring, kawasan wisata pantai dan resort terbaik di Senegal.

    "Peluang besar bagi para pengusaha atau investor Indonesia, sehingga perlu dimanfaatkan karena insentif pajak yang diberikan oleh Pemerintah Senegal sangat menarik," katanya.

    KBRI, kata Mansyur, juga akan mengupayakan kerja sama kota kembar antara Diembiring dengan Gorontalo yang memiliki konsep desa mandiri.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.