Diledek Kapolri: Hari Ini Ibu Susi Ditenggelamkan KASAL

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berpose dengan sejumlah peserta Treaty of Breda Sketchwalk, di Pulau Rhun, Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, 22 Oktober 2017. Menteri Susi ikut menggambar sketsa yang berhubungan dengan sejarah kedatangan bangsa Eropa ke Maluku, menggunakan hastag #TreatyofBredaSketchCrawl. ANTARA

    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berpose dengan sejumlah peserta Treaty of Breda Sketchwalk, di Pulau Rhun, Kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, 22 Oktober 2017. Menteri Susi ikut menggambar sketsa yang berhubungan dengan sejarah kedatangan bangsa Eropa ke Maluku, menggunakan hastag #TreatyofBredaSketchCrawl. ANTARA

    TEMPO.CO, Denpasar Selatan- Menteri Susi Pudjiastuti menghadiri peresmian KRI I Gusti Ngurah Rai-332 di Denpasar Selatan, Bali, Rabu, 10 Januari 2018. Peresmian KRI dihadiri pula oleh Panglima TNI Mareskal TNI Hadi Tjahjanto, Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Ade Supandi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian, dan Menteri Luar Negeri Retno.

    Dalam peresmian itu, para pejabat negara tersebut menjajaki kapal selam milik TNI AL. Usai menaiki kapal selam, Susi Pudjiastuti menyatakan senang bisa masuk ke dalam kapal selam. "Saya pikir ini hal yang luar biasa," katanya di  Dermaga Pelabuhan Benoa, Bali pada Rabu, 10 Januari 2018.

    Infografis: Kehebatan Kapal Selam Nagapasa 403 Milik Indonesia

    Susi Pudjiastuti mengatakan ini adalah pertama kalinya ia masuk ke dalam dan mencoba menaiki kapal selam. Kapal tersebut bisa menyelam sampai kedalaman 30 meter. "Baru kali masuk ke dalam, merasakan kapal selam Indonesia," ujar Susi.

    Usai mencoba kapal selam milik TNI AL, Susi Pudjiastuti diledek oleh Panglima TNI dan Kapolri. Menurut Panglima TNI Hadi Tjahjanto, sensasi naik kapal selam berbeda dengan kapal biasa.

    Baca: Dilarang Tenggelamkan Kapal, Susi Pudjiastuti: No Comment

    Hadi menuturkan, banyak prosedur yang harus dilakukan untuk bisa ikut 'menyelam' bersama kapal selam milik TNI AL tersebut. Ia juga menjelaskan sensasi saat berada didalam kapal selam, suasananya tenang berbeda dengan menaiki kapal di atas permukaan.

    "Saya akhirnya memahami para kru kapal selam. Bagi mereka, mendingan menyelam daripada di permukaan karena kalau di dalam ombak sama sekali tidak terasa. Nyaman. Kebetulan Ibu Susi ada di sana sehingga ikannya tidak ada yang berani mendekat," ujar Hadi sambil meledek Susi Pudjiastuti.

    Infografis: 317 Kapal Ditenggelamkan Menteri Susi, Negara Mana yang Terbanyak?

    Senada dengan Hadi, Tito pun turut berkomentar. "Hari ini saya melihat ada sesuatu yang berbeda, Ibu Susi yang biasa menenggelamkan kapal hari ini ditenggelamkan oleh KASAL," kata dia.

    Menjajal kapal selam merupakan penutup rangkaian acara Pengukuhan Nama Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) I Gusti Ngurah Rai-332 dan Penyematan Brevet Kehormatan Hiu Kencana 2018 yang dilaksanakan sejak Rabu pagi, 10 Januari 2018. 

    Simak: Spesifikasi Pelontar Granat yang Diimpor Polri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.