187 Saham Melemah, IHSG Tak Mampu Pertahankan Kekuatannya

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/M Agung Rajasa

    Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan atau IHSG menghentikan reli penguatan tiga hari berturut-turut setelah ditutup melemah 0,19 persen atau 12,26 poin di level 6.373,14 pada akhir perdagangan hari ini, Selasa, 9 Januari 2018.

    IHSG melemah dari level tertinggi sepanjang masanya, yang dicapai pada perdagangan kemarin, Senin, 8 Januari 2018, setelah ditutup menguat 0,5 persen atau 31,57 poin ke posisi 6.385,40.

    Sepanjang perdagangan, IHSG terus tertekan dan bergerak di wilayah negatif meski sempat menguat pada awal perdagangan. Hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.351,23-6.402,74.

    Dari 570 saham yang diperdagangkan hari ini di Bursa Efek Indonesia, 161 saham menguat, 187 saham melemah, dan 222 saham stagnan.

    Baca juga: Saham Astra dan Unilever Tekan IHSG di Sesi I

    Empat dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona merah, didorong sektor aneka industri yang melemah 1,22 persen, disusul sektor infrastruktur yang turun 0,9 persen.

    Di sisi lain, lima indeks sektoral lain menguat, dipimpin sektor tambang yang naik 0,63 persen dan sektor pertanian dengan penguatan 0,61 persen.

    Saham-saham penekan IHSG:
    UNVR -1,65 persen
    GGRM -3,77 persen
    TLKM -1,41 persen
    ASII -1,51 persen

    Saham-saham pendorong IHSG:
    HMSP +1,23 persen
    BBCA +0,78 persen
    CASA +25 persen
    MABA +25 persen

    Pada akhir sesi I perdagangan hari ini, IHSG melemah 0,34 persen atau 21,87 poin ke level 6.363,54 dengan tekanan utama sektor aneka industri dan infrastruktur.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.