Analis: Rights Issue Tempo Berpeluang Terserap Seluruhnya

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toriq Hadad, Direktur Utama PT. TEMPO Inti Media saat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT. TEMPO Inti Media di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta, 25 Juli 2017. TEMPO/Fajar Januarta

    Toriq Hadad, Direktur Utama PT. TEMPO Inti Media saat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT. TEMPO Inti Media di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta, 25 Juli 2017. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta -PT Tempo Inti Media Tbk melakukan penawaran saham dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Emiten berkode TMPO ini membidik dana senilai Rp 99,99 miliar.

    Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menuturkan melalui rights issue ini, saham Tempo berpotensi terserap seluruhnya. Pasalnya, TMPO telah memiliki pembeli siaga. "Kalau sudah ada pembeli siaga sudah tenang, peluang terserapnya besar," kata dia saat dihubungi, Senin, 8 Januari 2018.

    Tempo telah menyatakan terdapat dua pembeli siaga. Mereka adalah Edwin Soeryadjaja dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA).

    Peluang penyerapan saham Tempo yang tinggi juga dipicu aksi pemegang saham utama yang akan kembali menyetor modal. Dengan begitu, saham baru akan terserap.

    Pemegang saham utama perseroan yaitu PT Grafiti Pers, PT Jaya Raya Utama, dan Yayasan Jaya Raya akan melaksanakan seluruh HMETD yang dimiliki. Setiap pemegang 100 ribu saham berhak atas 45.997 HMETD.

    Dalam rights issue ini, Tempo menerbitkan 333,33 juta saham baru. Harga pelaksanaannya ditetapkan sebesar Rp 300 per saham. Dana dari aksi korporasi ini akan digunakan untuk pengembangan usaha, investasi berbentuk pinjaman ke anak usaha, modal kerja, dan pembayaran utang.

    Jadwal rights issue Tempo di pasar reguler dan negosiasi berlangsung pada 5 dan 8 Januari 2018 untuk cum-right dan ex-right. Sementara cum-right dan ex-right di pasar tunai akan jatuh pada 10 Januari dan 11 Januari. Pencatatan rights issue Tempo akan dilakukan di Bursa Efek Indonesia pada 12 Januari 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.