Gunung Agung dan Sinabung Berstatus Awas

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Erupsi Gunung Agung pada 8 Desember 2017 dilihat dari bibir kawah. Istimewa/Aris Yanto

    Erupsi Gunung Agung pada 8 Desember 2017 dilihat dari bibir kawah. Istimewa/Aris Yanto

    TEMPO.CO, JakartaGunung Agung di Bali dan Gunung Sinabung di Sumatera Utara masih berada di level awas. Meski terjadi beberapa letusan, radius jarak aman mengalami penurunan dari 10 kilometer menjadi 6 kilometer, kata Komite BPH Muhammad Ibnu Jamil.

    BPH Migas bertugas sebagai Ketua Posko Nasional ESDM selama Natal dan Tahun Baru 2018.

    Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat, selain kedua gunung itu ada 18 gunung api lainnya berstatus waspada.

    "Sebanyak 18 gunung api berstatus waspada, yaitu Gunung Ili Lewotolok, Gunung Banda Api, Gunung Dempo, Gunung Bromo, Gunung Rinjani, Gunung Lokon, Gunung Soputan, Gunung Karangetang, Gunung Gamalama, Gunung Sangeangapi, Gunung Rokatenda, Gunung Ibu, Gunung Gamkonora, Gunung Semeru, Gunung Anak Krakatau, Gunung Marapi, Gunung Dukono, Gunung Kerinci yang selama posko terus dilakukan pemantauan dan monitoring,” kata Komite BPH Muhammad Ibnu Jamil di Gedung BPH Migas, Jakarta Selatan pada Senin, 8 Januari 2018.

    Selama masa tersebut, terjadi gempa bumi sebanyak 8 kali di Sulawesi Utara 3 kali, Papua 1 kali, Bengkulu 1 kali, Maluku 1 kali, Aceh 1 kali, dan Papua Barat 1 kali. Posko mencatat 5,2 SR di Laut Maluku Tenggara Barat; 5,1 SR di Barat Daya Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara; 5,0 SR di Timur Laut Intan Jaya, Papua; 5,2 SR- 37 KM Timurlaut Parigimoutong-Sulawesi Tengah; 5,7 SR-19 KM Tenggara Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

    “Namun, gempa tidak berpotensi tsunami, masih relatif aman,” ucap Ibnu. Ia juga menuturkan terjadi gerakan tanah sebanyak 101 kejadian di beberapa wilayah Indonesia.

    Pelaksanaan posko ESDM telah berlangsung dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya kendala yang berarti pada Sektor ESDM yang dirasakan masyarakat. “Kami berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu, sehingga dapat berjalan lancar sampai dengan selesainya masa tugas yang jatuh pada hari ini yakni 8 Januari 2018,” kata Ibnu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.