Menhub: Usulan LRT dari Ratu Prabu Sudah Sejak Setahun Lalu

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ada tanah amblas di Lokasi proyek LRT tepat di depan Menara Saidah, MT Haryono Jakarta Selatan, 13 Oktober 2017. Tanah di lokasi penggalian tiang pancang tersebut amblas akibat hujan deras kemarin sore.

    Ada tanah amblas di Lokasi proyek LRT tepat di depan Menara Saidah, MT Haryono Jakarta Selatan, 13 Oktober 2017. Tanah di lokasi penggalian tiang pancang tersebut amblas akibat hujan deras kemarin sore.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Ratu Prabu Energi Tbk mengusulkan rencana membangun jalur tambahan light rail transit (LRT) di Jakarta dan sekitarnya. Tak tanggung-tanggung, perusahaan siap mengucurkan US$ 25 miliar. 

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku sudah mendengar rencana tersebut sejak setahun lalu. "Perusahaan itu sudah sejak tahun lalu menyampaikan kepada kami," kata dia di STIP Jakarta, Ahad, 7 Januari 2018. 

    Simak: Ratu Prabu Ingin Bangun LRT, Menhub Usulkan Jalur ke Bandara

    Pemerintah menyambut baik rencana Ratu Prabu. Budi menuturkan bantuan pihak swasta untuk membangun infrastruktur sangat diperlukan mengingat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang terbatas. Terlebih, perusahaan energi itu menyatakan telah melakukan studi komprehesif dengan menggandeng konsultan asal Amerika Serikat, Bechtel Corporation. 

    Budi mengaku sudah menawarkan sejumlah rute yang dinilai menarik. Salah satunya, jalur LRT menuju Bandara Soekarno-Hatta dari Bandara Halim Perdanakusuma. Jalur selatan MRT hingga BSD Tangerang pun dinilai potensial. 

    Dia menyarankan Ratu Prabu untuk berinvestasi secara bertahap. "Katakan lah enam tahun dibangun," ujarnya. Tawaran itu didasarkan kepada perbandingan besaran investasi yang akan dikucurkan Ratu Prabu dan nilai investasi membangun LRT Jabodebek saat ini. 

    Namun Budi mengatakan pembangunan LRT tetap harus mengikuti aturan yang berlaku. Pemerintah perlu memastikan pembangunan ini bermanfaat bagi masyarakat. 

    Selain Ratu Prabu, Budi mengatakan banyak perusahaan yang telah menyatakan minatnya untuk berinvestasi di infrastruktur. Beberapa perusahaan mengajukan untuk membangun akses transportasi ke bandara. "Nanti akan kami adakan beauty contest karena itu yang paling feasible dan ekonomis," ujarnya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.