Saudi Kutip PPN, Biro Umrah dan Haji Ini Belum Naikkan Tarif

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Umat Muslim melemparkan batu ke pilar batu besar dalam lempar Jumrah yang merupakan sebuah prosesi dalam Ibadah Haji di Mina, Mekkah, Arab Saudi, 1 September 2017. AP Photo

    Umat Muslim melemparkan batu ke pilar batu besar dalam lempar Jumrah yang merupakan sebuah prosesi dalam Ibadah Haji di Mina, Mekkah, Arab Saudi, 1 September 2017. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebijakan pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) 5 persen oleh pemerintah Arab Saudi disebut belum akan memicu kenaikan ongkos umrah dan haji yang diselenggarakan oleh sejumlah perusahaan biro perjalanan dalam waktu dekat. "Belum ada pengaruhnya kalau sekarang, karena yang keberangkatan bulan Januari kan sudah lunas dari tahun lalu," ucap Travel Assistant Dream Tours and Travel, Reza Mehtha pada Tempo, di kantor Dream Tour Travel, Jakarta, Sabtu, 6 Januari 2017.

    Dream Tours and Travel adalah perusahaan biro perjalanan yang berdiri sejak akhir 2013 dan telah melayani ribuan jemaah haji dan umrah ke Arab Saudi. Perusahaan itu juta memiliki jaringan yang kuat dalam industri perhotelan dan penerbangan. 

    Baca: Kerugian Jemaah Biro Umrah dan Haji Hannien Tour Capai Rp 37,9 M

    Reza menjelaskan, tarif reguler yang dipatok untuk paket umrah adalah sekitar Rp 26,5 juta per orang.  "Kalaupun naik, enggak akan jauh," kata dia. Selain paket reguler seharga Rp 26,5 juta, Dream Tours and Travel juga menawarkan paket umroh dengan perjalanan ke Turki seharga Rp 34,5 juta.

    Setiap perusahaan biro perjalanan, menurut Reza, juga punya kebijakan berbeda dalam menerapkan tarif umrah dan hajinya. "Kalau kami karena punya tim produksi sendiri yang bisa nego-nego. Jadi belum ada kenaikan," ucapnya.

    Ssampai saat ini, kata Reza, belum ada penurunan jumlah jamaah umrah yang mendaftar. Namun, Reza juga tak menutup kemungkinan tersebut bila kenaikan sejumlah komponen tarif tercatat cukup tinggi.

    Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh), Muharom, memperkirakan dampak pengenaan PPN 5 persen oleh pemerintah Arab Saudi baru akan terasa kenaikannya pada biaya haji dan umrah dalam dua bulan mendatang. "PPN 5 persen belum berdampak karena transaksi pada Januari 2018 telah diselesaikan sebelum 2017 berakhir," katanya.

    Kebijakan baru tersebut, menurut Muharom, akan terasa mulai dua bulan ke depan. Saat ini, kata Muharom, kebijakan PPN 5 persen masih ditanggung oleh para penyelenggara  haji dan umrah, seperti akomodasi, katering, dan transportasi. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.