Sabtu, 17 November 2018

Lelang 22 Wilayah Kerja Migas oleh ESDM, Arcandra: Harus Cepat

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arcandra Tahar. ANTARA

    Arcandra Tahar. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada Januari ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM akan melakukan lelang terbuka 22 wilayah kerja (WK) minyak dan gas bumi. Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar menyebutkan puluhan wilayah kerja migas yang dilelang itu terdiri atas wilayah kerja yang tidak laku pada 2015 dan 2016 serta blok lain yang tidak memenuhi syarat untuk perpanjangan kontrak enam tahun.

    Arcandra mengatakan pengumuman lelang terbuka untuk semua WK migas ini akan selesai pada Januari 2018. Menurut Arcandra, hal ini untuk mengejar target yang telah ditetapkan pemerintah.

    Baca: Pengusaha Beberkan Sebab Ratusan Proyek EBT ESDM Mangkrak

    "WK terminasi ini Januari harus selesai karena sudah enam bulan. Pokoknya, saya mau secepatnya," ujar Arcandra dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Jumat, 5 Januari 2018. "Schedule kami bikin, kok. Harus kerja cepat, saya tidak mau menunggu."

    Meskipun demikian, jika secara teknis tidak memungkinkan, Arcandra juga akan mengumumkannya dengan cepat. Untuk mencegah hal itu, Kementerian ESDM akan melengkapi data-data yang dibutuhkan. "Saya targetkan Januari ini buka lelang. Nanti kita hitung day-by-day. Jadi count-nya (menghitungnya) bukan week-by-week," ucapnya.

    Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM yang juga pelaksana tugas Direktur Jenderal Migas, Ego Syahrial, menuturkan untuk Blok East Kalimantan dan Blok Attaka direncanakan dilelang pada Januari 2018. "Persiapan kami, East Kalimantan dan Attaka bulan Maret karena persiapan bid document, karena ini lelang WK produksi. Pak Wamen ingin lebih cepat. Kuncinya, nanti persiapan data di SKK Migas," ujarnya.

    Seperti diketahui, Kementerian ESDM telah melayangkan surat untuk memberikan delapan blok migas kepada Pertamina, yaitu Blok Tengah, Blok North Sumatera Offshore (NSO), Blok Tuban, Blok Ogan Komering, Blok Sanga-Sanga, Blok South East Sumatera, Blok Attaka, dan Blok East Kalimantan.

    Setelah dievaluasi, Pertamina menyerahkan kembali Blok Attaka dan Blok East Kalimantan kepada pemerintah. Selanjutnya, terhadap dua blok tersebut, akan dilakukan lelang terbuka oleh Kementerian ESDM .


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.