Sektor Tambang Dorong Penguatan IHSG Sesi I ke Level 6.298,15

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,09 persen atau 5,83 poin ke level 6.298,15 di akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat, 5 Januari 2018.

    Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif dengan kisaran 6.278,72-6.307,65. Sebanyak 183 saham menguat, 144 saham melemah, dan 243 saham stagnan dari 570 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

    Saham PT United Tractors Tbk. (UNTR), PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk. (PTBA), dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) menjadi penopang utama terhadap penguatan IHSG di akhir sesi I.

    Baca juga: Lelang SUN Picu IHSG Melemah 1,38 Persen

    Lima dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak positif dengan dorongan utama dari sektor tambang yang menguat 2,36 persen, disusul sektor industri dasar yang menguat 0,35 persen. Adapun empat sektor lainnya melemah, didorong oleh sektor finansial yang melemah 0,3 persen dan sektor pertanian yang turun 0,17 persen.

    Saham PTBA (+5,24 persen), ADRO (+2,09 persen), BUMI (+6,52 persen) dan ITMG (+3,11 persen) menjadi pendorong utama terhadap penguatan sektor tambang pada indeks sektoral IHSG siang ini.

    Berikut rincian 10 emiten pendorong utama IHSG siang ini:

    Berdasarkan kapitalisasi pasar:

    UNTR +1,91 persen

    PTBA +4,84 persen

    TPIA +1,35 persen

    CMPP +24,87 persen

    ADRO +2,09 persen

    Baca juga: Bergerak di Zona Merah, IHSG Sesi I Turun 0,2 Persen

    Berdasarkan presentase:

    IKAI +34,69 persen

    KARW +34,68 persen

    PCAR +25,00 persen

    CMPP +24,87 persen

    MLPT +21,54 persen

    Profindo Sekuritas Indonesia sebelumnya memprediksi IHSG hari ini akan bergerak menguat dalam perdagangan hari ini. Analis Dimas Pratama mengatakan IHSG bergerak cenderung melemah selama perdagangan kemarin, namun berhasil ditutup menguat.

    Asing membukukan net buy sebesar Rp 264 miliar di seluruh pasar. Indeks membentuk bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan potensi penguatan. Indikator stochastic menunjukkan adanya potensi menguat, begitu juga dengan RSI dan MFI yang bergerak positif.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Konsumsi Daging Secara Global, Australia Paling Banyak

    Menurut Data Food and Agriculture Organization of the United Nation, rata-rata orang Australia mengkonsumsi 116 kg daging selama setahun.