Bergerak di Zona Merah, IHSG Sesi I Turun 0,2 Persen

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,2 persen atau 12,44 poin ke level 6.239,04 di akhir sesi I perdagangan hari ini, Kamis, 4 Januari 2018.

    Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di zona merah pada kisaran 6.233,94-6.264,06. Sebanyak 167 saham menguat, 144 saham melemah, dan 259 saham stagnan dari 570 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

    Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI), PT Marga Abhinaya Abadi Tbk. (MABA), dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) menjadi penekan utama terhadap pelemahan IHSG di akhir sesi I.

    Empat dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama dari sektor finansial yang melemah 0,75 persen, disusul sektor industri dasar yang turun 0,73 persen.

    Adapun lima sektor lainnya melemah, didorong oleh sektor tambang yang turun 1,27 persen dan sektor aneka industri yang melemah 0,5 persen.

    Baca juga: IHSG Anjlok Usai Dibuka Menguat, Analis: Tak Terpicu Sentimen Positif Pasar Global

    Saham BBRI (-3,32 persen), BBTN (-4,46 persen), BBNI (-0,80 persen) dan SDRA (-9,60 persen) menjadi penekan utama terhadap pelemahan sektor perbankan pada indeks sektoral IHSG siang ini.

    Berikut rincian 10 emiten pendorong utama IHSG siang ini:

    Berdasarkan kapitalisasi pasar:

    BBRI -3,32 persen

    MABA -24,88 persen

    TPIA -3,03 persen

    UNVR -0,60 persen

    SMBR -6,45 persen

    Berdasarkan presentase:

    MABA -24,88 persen

    HDTX -17,57 persen

    INAF -13,27 persen

    CASA -10,95 persen

    AKSI -10,20 persen

    Sebelumnya, tim analis Oso Sekuritas memprediksi IHSG akan bergerak melanjutkan pelemahan di kisaran 6.180-6.277 dan ditutup anjlok sebesar 1.4 persen ke level 6,251.

    IHSG sudah terbentuk swing high indikasi sinyal sell. Stochastic, RSI bergerak bearish, dan MACD histogram bergerak ke arah negatif serta volume turun.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.