Operasikan Jalan Tol, Jasa Marga Siapkan Modal Rp 27 Triliun

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Antrean kendaraan bermotor di gerbang tol Kemayoran, Jakarta, 31 Oktober 2017 PT. Jasa Marga Persero (Tbk) mengumumkan seluruh gerbang tol di Indonesia secara serentak hanya melayani transaksi non tunai. Tempo/Tony Hartawan

    Antrean kendaraan bermotor di gerbang tol Kemayoran, Jakarta, 31 Oktober 2017 PT. Jasa Marga Persero (Tbk) mengumumkan seluruh gerbang tol di Indonesia secara serentak hanya melayani transaksi non tunai. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 27 triliun untuk mengoperasikan sejumlah ruas jalan tol di 2018. Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani mengatakan, belanja modal tersebut di antaranya untuk menyelesaikan tol Trans Jawa yang menjadi prioritas.

    Dua ruas yang paling siap dioperasikan adalah Solo-Ngawi dan Ngawi-Kertosono. 

    “Ngawi - Kertosono 90 km duluan paling lambat Februari awal beroperasi, sebentar lagi festival jalan tol. Setelah itu baru Solo-Ngawi yang optimis 35 km,” kata Desi Arryani, Rabu, 3 Januari 2018.

    Simak: Jasa Marga Optimistis Operasikan 210 Kilometer Jalan Tol Baru

    Menurut Desi pembebasan lahan masih menjadi tantangan dalam pembangunan tol Trans Jawa. Dia menyebut di ruas Solo-Ngawi, konstruksi untuk jalan utama hampir selesai, tetapi pihaknya belum dapat mengoperasikan karena masih menunggu pembebasan tanah untuk overpass jembatan.

    Desi mengatakan, pada tahun ini pihaknya memproyeksikan pengoperasian sejumlah ruas tol. Selain Solo-Ngawi dan Ngawi-kertosono, pihaknya juga akan mengoperasikan tol Batang-Semarang, Gempol-Pasuruan, dan Salatiga-Kertasura.

    Sebagai gambaran, jaringan jalan tol Trans Jawa memanjang sebesar 649 kilometer dari Jakarta hingga Surabaya.  PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Waskita Toll Road menjadi investor mayoritas ruas tersebut. Dalam Trans Jawa, Waskita Toll Road menjadi pemegang saham pengendali untuk ruas Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, sedangkan Jasa Marga untuk ruas seperti Batang-Semarang, Semarang-Solo, Solo-Ngawi-Kertosono.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.