Girder Tol Depok Ambruk, Menteri PUPR: Apa Ada Keteledoran?

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beton Girder proyek Jalan Tol Antasari-Depok yang ambruk di Jakarta, 2 Januari 2018. Patahnya girder diduga tersenggol alat berat yang sedang melakukan pengerukan. Tempo/ Fakhri Hermansyah

    Beton Girder proyek Jalan Tol Antasari-Depok yang ambruk di Jakarta, 2 Januari 2018. Patahnya girder diduga tersenggol alat berat yang sedang melakukan pengerukan. Tempo/ Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah mengevaluasi ambruknya girder tol Depok-Antasari. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan ada dua poin evaluasi dari pemerintah atas kecelakaan tersebut.

    "Ada dua hal (poin evaluasi), secara teknis dan manajerial," kata Basuki di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Jakarta pada Rabu, 3 Januari 2018.

    Baca juga: Girder Tol Desari Ambruk, Kontraktor Pastikan Proyek Tidak Molor

    Basuki memaparkan, hal-hal yang dievaluasi secara teknis antara lain standard operation procedure, metode kerja, dan tipe konstruksi untuk memasang girder panjang. Adapun evaluasi manajerial mencakup sistem pengawasan keamanan. "Kita lihat dan analisis kenapanya. Apa ada keteledoran," ujar Basuki.

    Basuki berujar kementerian tengah mengkaji kemungkinan memberikan sanksi kepada pihak yang dinilai bertanggung jawab atas ambruknya girder tersebut. Namun, dia tak merinci kepada siapa sanksi akan dijatuhkan.

    "Tidak gampang menganalisis itu (penerima sanksi), pasti kami koordinasi dulu. Secara internal kami akan analisis dengan Dirjen Bina Marga dengan komisi keamanan jembatan panjang," kata Basuki.

    Basuki memperkirakan hasil evaluasi itu akan keluar dalam satu hingga dua pekan mendatang. Stakeholder terkait, kata Basuki, dapat dikenai sanksi blacklist. "Ya kalau terlalu berat," ujarnya.

    Selama lima bulan terakhir setidaknya terjadi empat kali kecelakaan dalam proyek pembangunan tol, yakni ambruknya jembatan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dan ambruknya girder tol di tiga tempat, yakni Pasuruan-Probolinggo, Pemalang-Batang, dan Depok-Antasari. Kecelakaan proyek tol Bocimi dan Pasuruan-Problinggo bahkan menewaskan masing-masing satu orang.


  • Tol
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.