Bulan Ini BPJT Usulkan Kembali Kenaikan Tarif Enam Ruas Tol

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan melintas di lajur TOL dalam kota Jakarta, Kamis (3/9). Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menunda jadwal kenaikan tarif tol yang sebelumnya dijadwalkan pada tanggal 4 September 2009 hingga sesudah lebaran mendatang. Foto: TEMPO/Panca Syurkani

    Kendaraan melintas di lajur TOL dalam kota Jakarta, Kamis (3/9). Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menunda jadwal kenaikan tarif tol yang sebelumnya dijadwalkan pada tanggal 4 September 2009 hingga sesudah lebaran mendatang. Foto: TEMPO/Panca Syurkani

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pengatur Jalan Tol akan kembali mengusulkan kenaikan enam ruas tol yang sempat tertunda pada tahun lalu. Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna mengatakan enam ruas jalan tol yang akan mengalami kenaikan tarif adalah jalan tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang), Padalarang-Cileunyi, Jakarta Outer Ring Road (JORR) Non S, Pondok Aren-Ulujami, JORR-W2 Utara, dan JORR S.

    "Yang kemarin enam ruas tertunda karena standar pelayanan minimum belum terpenuhi, tapi ini sudah dilakukan perbaikan. Dalam waktu dekat, kami usulkan kembali," kata Herry di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Jakarta, Rabu, 3 Januari 2018.

    Baca: Jalan Tol Sumo Diprediksi Ramai Pengguna, PUPR Lakukan Antisipasi 

    Herry mengatakan usulan tersebut akan disampaikan bulan ini, kecuali kenaikan tarif JORR yang masih akan diintegrasikan satu sama lain. Herry berujar integrasi tersebut seiring dengan program Jasa Marga menghilangkan gerbang tol Meruya.

    "Sehingga JORR akan jadi satu kesatuan mulai dari jalan tol Akses Tanjung Priok dengan JORR lainnya," ucapnya.

    Herry berujar kenaikan tarif keenam ruas jalan tol itu akan menyesuaikan inflasi. Namun dia tak merinci berapa besar kenaikan tersebut.

    Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menaikkan tarif sembilan ruas jalan tol, yakni ruas Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa (jalan tol Bali Mandara), Semarang ABC, Palimanan-Plumbon-Kanci, Belawan-Medan-Tanjung Morawa, Surabaya-Gempol, Serpong-Pondok Aren, Ujung Pandang Tahap I dan II, dan dua ruas jalan tol dalam Kota Jakarta, yaitu Cawang-Tomang-Grogol-Pluit dan Cawang-Tanjung Priok-Ancol-Pluit.

    Persentase rata-rata kenaikan tarif setiap ruas beragam. Tarif ruas tol Bali Mandara naik 4,82 persen, Palimanan-Plumbon-Kanci naik 7,29 persen, Semarang ABC naik 4,04 persen, dan Surabaya-Gempol naik 6,3 persen. Adapun tarif ruas Ujung Pandang Tahap I dan I naik 6,64 persen, Serpong-Pondok Aren naik 6,86 persen, dan Belawan-Medan-Tanjung Morawa naik 10,7 persen. Kenaikan dua jalan tol dalam Kota Jakarta masing-masing sebesar 5,91 persen.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI | YOHANES PASKALIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.