Per November 2017, Jumlah Penumpang Pesawat 3 Bandara Ini Jeblok

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah calon penumpang mencari informasi saat penutupan Bandara Ngurah Rai, Bali, 28 September 2017. Sebanyak 433 maskapai penerbangan dan 59.539 calon penumpang batal berangkat melalui Bandara Ngurah Rai. ANTARA

    Sejumlah calon penumpang mencari informasi saat penutupan Bandara Ngurah Rai, Bali, 28 September 2017. Sebanyak 433 maskapai penerbangan dan 59.539 calon penumpang batal berangkat melalui Bandara Ngurah Rai. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan jumlah penumpang pesawat domestik khususnya di tiga bandara yang diberangkatkan pada November 2017. Penurunan juga terjadi terhadap jumlah penumpang internasional.

    Kepala BPS Suhariyanto mengatakan jumlah penumpang domestik selama November sebanyak 7,5 juta orang. Jumlahnya turun 0,26 persen dibandingkan dengan Oktober. "Penurunan penumpang terjadi di tiga bandara yang diamati," kata dia di kantornya, Jakarta, Selasa, 2 Januari 2018.

    Baca: Gunung Agung Meletus, Cina Kerahkan 13 Pesawat Angkut Warganya

    Bandara tersebut adalah Bandara Ngurah Rai dengan penurunan 11,23 persen, Bandara Hasanuddin 3,21 persen, dan Bandara Kualanamu 2,18 persen. Sementara kenaikan jumlah penumpang terjadi di Bandara Juanda sebesar 1,74 persen dan Bandara Soekarno-Hatta sebesar 0,83 persen. Pada bulan November juga tercatat terjadi beberapa kali erupsi Gunung Agung di Bali.

    BPS mencatat jumlah penumpang domestik terbesar berada melalui Bandara Soekarno-Hatta mencapai 1,9 juta orang atau 24,72 persen dari total penumpang domestik. Bandara lainnya yang melayani penumpang domestik terbanyak adalah Bandara Juanda dengan 666,4 ribu orang atau 8,88 persen.

    Sejak Januari hingga November 2017, jumlah penumpang angkutan udara domestik mencapai 81 juta orang atau naik 11,51 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaitu 72,7 juta orang. Jumlah penumpang terbesar pada periode tersebut tercatat di Bandara Soekarno-Hatta yang mencapai 19,8 juta orang atau 24,46 persen dari keseluruhan penumpang domestik. Penumpang terbesar lainnya tercatat di Bandara Juanda sebesar 7,2 juta orang atau 8,87 persen.

    Sementara itu jumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri atau internasional pada November 2017 sebanyak 1,3 juta orang. Jumlahnya turun 0,73 persen dibandingkan Oktober 2017. Penurunan jumlah penumpang internasional terjadi di Bandara Ngurah Rai sebesar 22,12 persen. Sementara itu BPS mencatat kenaikan jumlah penumpang di Bandara Hassanudin sebesar 74,42 persen, Juanda 17,53 persen, Soekarno-Hatta 13,79 persen, dan Kualanamu 0,52 persen.

    Jumlah penumpang internasional terbesar melalui Bandara Soekarno-Hatta mencapai 651,1 ribu orang atau 48,58 persen dari total penumpang ke luar negeri. Bandara lainnya ialah Ngurah Rai dengan jumlah 384,9 ribu orang atau 28,72 persen.

    Selama Januari hingga November 2017, jumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri mencapai 15,2 juta orang atau naik 14,01 persen dibandingkan periode yang sama pada 2016. Jumlah tersebut mencakup penerbangan dengan menggunakan pesawat dari maskapai nasional maupun asing.

    Jumlah penumpang ke luar negeri terbesar pada periode tersebut tercatat melalui Bandara Soekarno-Hatta yaitu sebanyak 6,6 juta orang atau 43,54 persen dari seluruh penumpang ke luar negeri. Bandara Ngurah Rai menempati urutan kedua dengan 5,3 juta penumpang atau 35,25 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.