TIKI Luncurkan Kembali Layanan Jemput Paket Gratis

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Komersial TIKI Rocky Nagoya, Direktur Utama TIKI Titi Oktarina, dan Direktur Pelaksana TIKI Tomy Sofhian dalam peresmian station dan sales counter cabang Fatmawati, Jakarta Selatan, 28 November 2017. Tempo/Caesar Akbar

    Direktur Komersial TIKI Rocky Nagoya, Direktur Utama TIKI Titi Oktarina, dan Direktur Pelaksana TIKI Tomy Sofhian dalam peresmian station dan sales counter cabang Fatmawati, Jakarta Selatan, 28 November 2017. Tempo/Caesar Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Untuk mengetahui kebutuhan utama pelanggan tentang jasa pengiriman ekspres, PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI) melakukan survei.

    Dari hasil survei itu, diketahui ada tiga aspek yang paling diharapkan oleh pelanggan, yaitu kecepatan pengiriman, layanan penjemputan, dan harga yang murah.

    Oleh karena itu TIKI memberikan layanan penjemputan paket yang diberi nama Jempol atau Jemput Online. Layanan ini gratis dan ditujukan bagi pelanggan TIKI yang tidak punya akun di TIKI.

    Baca juga: 2018, TIKI Targetkan Buka Satu Gerai Tiap Hari

    Direktur Pelaksana TIKI, Tomy Sofhian, mengatakan Jempol sebenarnya sudah pernah diluncurkan sebelumnya. Namun, kali ini pihaknya melakukan sejumlah perbaikan sehingga layanan tersebut lebih mudah digunakan.

    Peluncuran ulang layanan Jempol juga didasarkan dari hasil survei bahwa konsumen ingin barang kirimannya dijemput. "Konsumen mau barangnya dijemput. Padahal kami sudah punya Jempol sebelumnya. Mungkin kurang dikenal makanya kami perkenalkan ulang," katanya di Jakarta, Kamis, 28 Desember 2017.

    Untuk sementara layanan Jempol dari TIKI ini baru bisa digunakan di Jakarta. Sebanyak 6 stasiun akan mengakomodir penjemputan tersebut. Tahun depan rencananya layanan ini akan diterapkan di luar Jakarta.

     BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.