IHSG Sesi I Bergerak Positif, Menguat 0,78 Persen

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,78 persen atau 49,02 poin ke level 6.363,07 di akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat, 29 Desember 2017. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG terus bergerak di zona hijau dengan kisaran 6.322,95-6.368,32.

    Sebanyak 197 saham menguat, 130 saham melemah, dan 242 saham stagnan dari 570 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR), dan PT Astra International Tbk. (ASII) menjadi pendorong utama terhadap penguatan IHSG di akhir sesi I.

    Enam dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak positif dengan dorongan utama dari sektor aneka industri yang menguat 1,71 persen, disusul sektor konsumer yang naik 1,34 persen. Adapun tiga sektor lainnya terpantau menekan indeks, didorong oleh sektor perdagangan yang melemah 0,14 persen.

    Saham ASII (+1,86 persen), AUTO (+3,40 persen), SMSM (+2,82 persen) dan SSTM (+11,98 persen) menjadi pendorong utama terhadap penguatan sektor aneka industri pada indeks sektoral IHSG siang ini.

    Baca juga: Terus Melaju, IHSG Kembali Cetak Rekor Baru di Level 6.300

    Berikut rincian 10 emiten pendorong utama IHSG siang ini:

    Berdasarkan kapitalisasi pasar:

    BBCA +2,62 persen

    UNVR +2,67 persen

    ASII +1,86 persen

    HMSP +1,06 persen

    TLKM +0,91 persen

    Berdasarkan presentase:

    MBTO +24,00 persen

    BMAS +21,18 persen

    MLPT +18,46 persen

    ATIC +14,75 persen

    YULE +12,73 persen

    Indosurya Sekuritas memprediksi IHSG masih akan menghijau di akhir perdagangan hari ini, karena beberapa sentimen penggerak. Vice Presiden of Research Department Indosurya, William Surya Wijaya, mengatakan IHSG akan bergerak di level 6.073-6.341.

    Dia mengatakan, hari terakhir perdagangan di tahun 2017 ini tentunya akan disambut meriah oleh para investor maupun trader dalam menatap hari depan di tahun berikutnya.

    Semangat investasi masih terlihat cukup tinggi hingga saat ini. Hal ini terlihat dari masih tingginya minat investasi dan masih menggiurkannya imbal hasil yang dapat kita lihat dari pertumbuhan IHSG sepanjang tahun 2017.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.