Stok Beras Aman Hingga Mei 2018, Dirjen: Tak Perlu Impor

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas penjualan beras di pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, 27 November 2017. Kepala Bulog Djarot Kusumajakti mengatakan saat ini pihaknya masih menyimpan stok 1,2 juta ton baik untuk beras sejahtera (rastra), cadangan pangan, maupun komersial. Tempo/Tony Hartawan

    Aktivitas penjualan beras di pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, 27 November 2017. Kepala Bulog Djarot Kusumajakti mengatakan saat ini pihaknya masih menyimpan stok 1,2 juta ton baik untuk beras sejahtera (rastra), cadangan pangan, maupun komersial. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pertanian memastikan stok beras nasional aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama beberapa bulan mendatang.

    "Bukti bahwa saat ini masih ada panen, khususnya di Jawa Tengah (Jateng) bisa disaksikan hari ini, 28 Desember 2017, di Desa Kedungsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jateng," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian, Spudnik Sujono Kamino, saat ditemui seusai melakukan panen padi di lahan petani di Desa Kedungsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Kamis, 28 Desember 2017.

    Baca juga: Begini Sandiaga Uno Jamin Stok Beras DKI Aman Hingga Februari

    Sebelumnya, lanjut dia, dirinya juga mengunjungi Kabupaten Brebes, Jateng dan masih ada panen tanaman padi, seperti halnya di Kabupaten Pati. Kabupaten lain yang hendak dikunjungi yakni Kabupaten Rembang dan Jepara juga masih ada panen tanaman padi untuk bulan Desember 2017.

    Ia mengatakan, kunjungan ke Pati dan Rembang dalam rangka meyakinkan kepada publik bahwa pada bulan Desember 2017 masih ada panen tanaman padi.

    Dengan demikian, lanjut dia, kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan beras tidak perlu diperpanjang hingga sampai muncul keinginan untuk melakukan impor beras.

    "Masih adanya panen tanaman padi di Jateng, khususnya di Pati dan Rembang ini, menjadi bukti bahwa publik tidak perlu terlalu khawatir dengan kekurangan stok beras," ujarnya. Dengan serapan beras oleh Perum Bulog hingga 2,1 juta ton, ditambah stok di gudang milik Perum Bulog, kata dia, ketahanan pangan saat ini bisa sampai bulan April-Mei 2018.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.