BNI Rangkul 160 Ribu UMKM, 1.193 Sudah Go Online

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Produk UMKM yang dijual di Rumah Kreatif BUMN (RKB) Cilacap, Jawa Tengah, dan tersedia di situs belanja online blanja.com, Rabu, 27 September 2017 (Tempo/Astari Pinasthika Sarosa)

    Produk UMKM yang dijual di Rumah Kreatif BUMN (RKB) Cilacap, Jawa Tengah, dan tersedia di situs belanja online blanja.com, Rabu, 27 September 2017 (Tempo/Astari Pinasthika Sarosa)

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus merangkul ribuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM untuk ikut dalam program 44 Rumah Kreatif Badan Usaha Milik Negara (RKB). Corporate Secretary BNI, Kiryanto, mengatakan saat ini lebih dari 160 ribu pelaku UMKM telah berhasil dirangkul dari 44 RKB yang telah dijalankan.

    “Sebanyak 1.193 diantaranya sudah berhasil dilatih dan naik kelas menjadi UMKM yang go online, “ ujarnya dalam keterangan tertulis yang diperoleh Tempo di Jakarta, Jumat, 22 Desember 2017.

    Simak: Ajak UMKM ke Rusia, Bupati Boyolali Promosikan Seragam Militer

    Perluasan RKB terus dilakukan oleh BNI dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya pada 2016, jumlah RKB yang telah dibangun baru berjumlah sekitar 15 unit. BNI menargetkan jumlah RKB bisa mencapai 46 unit hingga akhir 2017 ini.

    Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan BNI, Catur Budi Harto, mengatakan 160 ribu pelaku UMKM tersebut telah mengikuti berbagai pelatihan yang digelar RKB BNI di seluruh Indonesia. Sementara 1.193 UMKM yang sudah go online, saat ini juga telah terdaftar di situs layanan jual beli blanja.com. “Harapannya pelaku UMKM dapat menjadi bagian dari Digital Ecosystem,” tuturnya.

    Catur mengatakan proses pendampingan di RKB BNI terdiri go moderngo digital, higga go online.Pada tahap go modern, pelaku UMKM akan didampingi agar mampu meningkatkan kualitas produk, branding, hingga pengemasan. Sedangkan pada tahap go digital, pelaku UMKM didampingi agar akrab dengan sejumlah aplikasi digital. Terakhir pada tahap go online, UMKM mampu mengakses pasar secara online.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?