Sofjan Wanandi: Sukamdani Sahid Bisa Menjembatani Perbedaan

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua APINDO Sofyan Wanandi. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua APINDO Sofyan Wanandi. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Jusuf Kalla, Sofjan Wanandi, berduka atas wafatnya pengusaha Sukamdani Sahid, pada hari ini, Kamis, 21 Desember 2017. Menurut Sofjan, ada banyak yang bisa dikenang dari sosok mantan Ketua Kamar Dagang Indonesia dan Industri pada periode 1982-1985 dan 1985-1988.

    "Saya punya kesan tersendiri terhadap Pak Sukamdani," ujar Sofjan ketika dicegat di kompleks Istana Wakil Presiden pada hari ini.

    Baca: Empat Puluh Tahun Kenal Sukamdani Sahid, JK: Banyak Kenangannya

    Salah satu hal yang dikenang oleh Sofjan adalah bagaimana Sukamdani bisa menjembatani perbedaan para pengusaha anggota Kadin. Dengan begitu, mereka bisa bekerjasama membangun perekonomian Indonesia.

    "Kelompok kelompok perusahaan besar itu, dia bisa gabungkan untuk bergerak bersama untuk perekonomian Indonesia," ujar Sofjan perihal bagaimana Sukamdani menangani kepentingan dan ego berbagai perusahaan besar.

    Selain karena kemampuannya mengkoordinir berbagai perusahaan, kata Sofjan, Sukamdani juga pantas dikenang karena jasanya membuka kerjasama Indonesia-China. Sofjan mengatakan hal tersebut berkontribusi besar karena kerjasama dagang Indonesia dan China sempat terputus bertahun-tahun lalu.

    "Dengan dia, kan kita juga berhasil bikin macam-macam, ada bank dengan komponen atas nama Kadin juga kan," ujar Sofjan yang sempat menjadi anggota Kadin di bawah kepengurusan Sukamdani.

    Sofjan memastikan dirinya akan melayat ke rumah duka Sukamdani Sahid.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.