Investasi Properti di Tiga Daerah Ini Diprediksi Bakal Booming

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Intensitas Investasi Properti Asia-Pasifik Rendah

    Intensitas Investasi Properti Asia-Pasifik Rendah

    TEMPO.CO, Jakarta - Country General Manager Rumah123 Ignatius Untung mengatakan wilayah yang menarik untuk berinvestasi properti adalah sunrise area. Sunrise area merupakan area yang awalnya tidak banyak dilirik, tapi naik seiring dengan berjalannya waktu serta menumbuhkan minat pengembang dan pembeli.

    "Sekarang eranya ke wilayah timur," ujar Untung di kantor Rumah123.com, Jakarta Selatan, Rabu, 20 Desember 2017.

    Alasannya, kata dia, wilayah timur kini memiliki akses transportasi yang memadai. Secara otomatis, masalah yang ada di timur mulai teratasi berkat adanya jalan tol dan light rail transit atau kereta cepat. Daerah timur tersebut mencakup Bekasi, Karawang, dan Cikarang.

    Untung juga mengatakan ada beberapa area yang akan selalu sunrise, seperti Tebet, Jakarta Selatan, dan Kelapa Gading, Jakarta Utara. "Kelapa Gading mau banjir seperti apa pun akan selalu naik. Begitu pun Tebet, yang berada di tengah, akses mudah," ucapnya.

    Perihal sunrise area, ia menjelaskan, generasi milenial saat ini tidak memiliki daerah incaran secara spesifik. Asalkan wilayah dan lingkungannya sudah jadi dan akses transportasi cukup baik, daerah tersebut akan diperhitungkan untuk membeli rumah. "Secara kualitatif, milenial maunya yang wah, tapi uangnya tidak ada," tuturnya.

    Sebelumnya, ia menuturkan generasi milenial sekarang lebih tertarik traveling atau belanja barang mewah daripada membeli rumah. Ia menilai industri properti dalam kondisi bahaya jika generasi milenial tidak mau membeli atau menunda memiliki properti. Dia mengatakan berinvestasi properti idealnya dilakukan sejak sedini mungkin atau selambatnya tiga tahun sebelum menikah.

    Data menunjukkan belanja gadget dan traveling menjadi prioritas pembelian generasi milenial, yang memiliki kisaran gaji Rp 3-10 juta. Selanjutnya adalah investasi properti. Untung mengimbau generasi produktif tidak menunda membeli properti. "Ketika menunda setahun, bisa kehilangan 4-8 persen ukuran properti yang bisa dibeli setiap tahun," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.