Didenda 13 M, Aqua Pertanyakan Pertimbangan KPPU

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Pekerja memindahkan Galon air mineral di distributor Aqua Kalibata, Jakarta. TEMPO/Dinul Mubarok

TEMPO.CO, Jakarta - Produsen Aqua, PT Tirta Investama, mempertanyakan pertimbangan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam memutus perkara nomor 22/KPPU-L/2016 dan mendenda perusahaan Rp13,84 miliar karena dinyatakan melakukan praktik monopoli.

Produsen dan distributor Aqua, PT Balina Agung Perkasa, dinyatakan melanggar Pasal 15 ayat (3) huruf a UU No. 5/1999 soal perjanjian tertutup dan Pasal 19 huruf a dan b soal penguasaan pasar.

Baca juga: Aqua Didenda 13 M, Dinyatakan KPPU Melakukan Praktik Monopoli

Farid Nasution, kuasa hukum PT Tirta Investama menganggap majelis komisi tidak mempertimbangkan fakta-fakta yang disampaikan terlapor I dan II, terutama tentang upaya menghalangi produk air minum dalam kemasan Le Minerale.

“Tentu kami mempertanyakan pertimbangan majelis Komisi. Kami akan pelajari putusannya terlebih dahulu, baru bicara langkah hukum selanjutnya,” tuturnya setelah pembacaan putusan perkara, Selasa, 19 Desember 2017.

Melihat pertimbangan majelis, pihaknya membantah bahwa aktivitas pelarangan penjualan produk kompetitor datang dari kebijakan perusahaan. Selain itu, soal terbatasnya pilihan konsumen mendapatkan varian merek air mineral.

“Tidak ada data yang dipaparkan bahwa konsumen kesulitan memilih produk,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Majelis Komisi Kurnia Sya’ranie mengatakan PT Tirta dan PT Balina terbukti menghalangi pelaku usaha lain untuk menjual produknya. Dengan terhalangnya akses distribusi produk, majelis komisi juga menilai adanya keterbatasan akses konsumen untuk memilih produk air minum dalam kemasan.

“Berdasarkan fakta-fakta yang ada, terlapor I dan II terbukti secara sah melakukan pelanggaran Pasal 15 ayat [3] huruf b dan Pasal 19 huruf a dan b,” kata Kurnia yang didampingi anggota majelis Komisi Tresna Priyana Soemardi dan Munrokhim Misanam. 

Komisi juga menjatuhkan denda administrasi kepada kedua terlapor. Untuk PT Tirta diwajibkan membayar denda senilai Rp13,84 miliar, sementara PT Balina membayar Rp6,29 miliar kepada kas negara. 

Kasus ini bermula dari larangan oleh karyawan distributor Aqua, PT Balina Agung kepada para pedagang ritel menjual produk merek Le Minerale besutan PT Tirta Fresindo Jaya.

Salah satu klasul perjanjian ritel menyebutkan, apabila pedagang menjual produk Le Minerale maka statusnya akan diturunkan dari star outlet (SO) menjadi whole seller (eceran).

PT Tirta Fresindo, anak usaha Mayora Grup,  melayangkan somasi terbuka terhadap PT Tirta Investama di surat kabar pada 1 Oktober 2017. Somasi ini selanjutnya ditanggapi oleh otoritas persaingan usaha.

KPPU menilai ada praktik persaingan usaha tidak sehat dalam industri air minum dalam kemasan yang diduga dilakukan Aqua, sehingga digelar sidang.

BISNIS.COM






KPPU Sebut Jakpro Bantah Dugaan Persekongkolan Tender Proyek Revitalisasi TIM Tahap III

1 hari lalu

KPPU Sebut Jakpro Bantah Dugaan Persekongkolan Tender Proyek Revitalisasi TIM Tahap III

KPPU mengatakan para terlapor, termasuk PT Jakpro menolak soal dugaan persengkokolan tender proyek revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) Tahap III.


Cegah Monopoli Swasta, Bos Bulog Sebut Impor Jagung dan Kedelai Akan Diatur Negara

2 hari lalu

Cegah Monopoli Swasta, Bos Bulog Sebut Impor Jagung dan Kedelai Akan Diatur Negara

Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso mengatakan impor jagung dan kedelai akan diatur negara. Ini dilakukan supaya tidak ada lagi monopoli swasta dalam impor tersebut.


Google Digugat Pemerintah Federal dan Negara Bagian di Amerika, Soal Pasar Iklan

8 hari lalu

Google Digugat Pemerintah Federal dan Negara Bagian di Amerika, Soal Pasar Iklan

Pemerintah federal dan delapan negara bagian ramai-ramai menggugat praktik periklanan Google. Kata Google, duplikasi gugatan tak berdasar


Rusia Denda Apple Rp 255 Miliar karena Pelanggaran Antimonopoli

16 hari lalu

Rusia Denda Apple Rp 255 Miliar karena Pelanggaran Antimonopoli

Sebenarnya, hasil investigasi telah diumumkan pada Juli tahun lalu, tetapi jumlah besarnya denda harus dihitung dulu dari omzet App Store di Rusia.


Erick Thohir: Kita Gak Mau Industri Dimonopoli, Market Kita Terbuka

33 hari lalu

Erick Thohir: Kita Gak Mau Industri Dimonopoli, Market Kita Terbuka

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan bahwa pemerintah tak ingin ada monopoli sistem berusaha pada industri.


KPPU Lakukan Investigasi Dugaan Kartel dan Monopoli dalam Sektor Pakan Ternak

51 hari lalu

KPPU Lakukan Investigasi Dugaan Kartel dan Monopoli dalam Sektor Pakan Ternak

KPPU menanggapi permintaan dari para peternak agar segera menginvestigasi dugaan kartel dan monopoli bisnis di bidang industri unggas.


Gandeng Kemenlu, KPPU Akan Panggil Google dari California dan Singapura Soal Dugaan Monopoli

1 Desember 2022

Gandeng Kemenlu, KPPU Akan Panggil Google dari California dan Singapura Soal Dugaan Monopoli

KPPU akan melayangkan surat pemanggilan ke kantor pusat Google di California dan Google Asia Pasifik di Singapura.


LPEM UI-Danone: Gerakan #BijakBerplastik Turunkan Jumlah Sampah di TPA

13 Oktober 2022

LPEM UI-Danone: Gerakan #BijakBerplastik Turunkan Jumlah Sampah di TPA

Gerakan ini juga mendukung usaha inklusivitas ekosistem pengelolaan sampah bagi seluruh pemangku kepentingan


Afif Hasbullah Ditunjuk Jadi Ketua KPPU

16 September 2022

Afif Hasbullah Ditunjuk Jadi Ketua KPPU

Penetapan Ketua KPPU mengacu pada Keputusan Presiden Nomor 75 Tahun 1999 tentang Komisi Pengawas Persaingan Usaha.


Begini Cuaca Ekstrem Ancam Orang Indonesia yang Kurang Minum

27 Agustus 2022

Begini Cuaca Ekstrem Ancam Orang Indonesia yang Kurang Minum

Tak hanya kuantitasnya, cuaca ekstrem yang melanda akhir-akhir ini ternyata juga mempengaruhi kualitas air.