Ditopang Sektor Tambang, IHSG Cetak Rekor Baru di 6.167

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memantau grafik pergerakan penjualan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Divisi Tresuri BNI, Jakarta, 20 Maret 2017. ANTARA

    Petugas memantau grafik pergerakan penjualan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Dealing Room Divisi Tresuri BNI, Jakarta, 20 Maret 2017. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor. Tak hanya berhasil mempertajam rekornya selama empat hari berturut-turut, IHSG juga berhasil memperpanjang relinya untuk akhir perdagangan hari keenam berturut-turut, Selasa, 19 Desember 2017.

    IHSG ditutup menguat 0,55 persen atau 33,70 poin di level 6.167,67, level penutupan tertinggi sepanjang masa. Padahal IHSG baru kembali mencetak rekornya setelah pada perdagangan Senin, 18 Desember 2017, berakhir menguat 0,24 persen atau 14,54 poin di level 6.133,96.

    Dibuka di zona merah, IHSG bergerak fluktuatif cenderung melemah di awal dagang bahkan sempat menyentuh level 6.110,28. Namun tak lama IHSG mampu meraih kembali momentumnya dan bertahan menguat.

    Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.110,28–6.176,45. Dari 568 saham yang diperdagangkan hari ini di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 155 saham menguat, 167 saham melemah, dan 246 saham stagnan.

    Baca juga: IHSG Sesi I Menguat 0,53 Persen, Diprediksi Akan Cetak Rekor Baru

    Lima dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona hijau, dipimpin sektor tambang dan konsumer yang masing-masing menguat 1,97 persen dan 1,22 persen. Adapun empat sektor lainnya berakhir di zona merah, dipimpin sektor infrastruktur yang melemah 0,71 persen. 

    Saham-saham pendorong IHSG:

    UNVR +2,12 persen

    BBRI +1,47 persen

    HMSP +1,11 persen

    MABA +24,89 persen

    Saham-saham penekan IHSG:

    TLKM -1,18 persen

    TPIA -3,85 persen

    INTP -2,91 persen

    MAYA -7,11 persen

    Pada perdagangan sesi I siang tadi, IHSG ditutup menguat 0,53 persen atau 32,75 poin ke level 6.166,71 dengan support utama dari sektor konsumer dan tambang.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.