Inilah 16 Start-Up Terbaik Pilihan Koran Tempo

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah peraih penghargaan start up pilihan Koran Tempo berfoto bersama dalam malam penganugerahan start up pilihan Koran Tempo 2017 di Koridor Coworking Space, Gedung Siola Lantai 3 Jl. Tunjungan, Genteng, Surabaya, Jawa Timur, 18 Desember 2017. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Sejumlah peraih penghargaan start up pilihan Koran Tempo berfoto bersama dalam malam penganugerahan start up pilihan Koran Tempo 2017 di Koridor Coworking Space, Gedung Siola Lantai 3 Jl. Tunjungan, Genteng, Surabaya, Jawa Timur, 18 Desember 2017. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Tempo Media Group menyerahkan penghargaan “ SStartup Pilihan Koran Tempo 2017” di Gedung Siola, Genteng, Surabaya, Senin, 18 Desember 2017. Penghargaan ini diterima oleh 16 usaha rintisan atau start-up yang memenuhi beberapa kriteria, dari aspek bisnis hingga dampak sosial.

    Penghargaan yang terbagi dalam empat kategori ini diserahkan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini; Direktur Utama Tempo Media Group, Toriq Hadad; Vice President Digitaraya, Nicole Yap; dan penyanyi sekaligus pendiri start-up Krowd, Vidi Aldiano.

    Baca Juga: Startup Pilihan Tempo: Pasienia, Membunuh Sepi, Memulihkan Raga

    Dalam sambutannya, Wali Kota Risma mengatakan tantangan generasi muda ke depan tidak mudah karena dihadapkan pada persaingan dalam perdagangan bebas. Menurut dia, generasi muda harus diberi ruang untuk berkarya. “Semua bisa dilakukan asalkan ada kemauan,” ucapnya.

    Para pemenang ini merupakan hasil penyaringan 83 start-up yang berlangsung pada Oktober hingga akhir November lalu. Redaksi Koran Tempo bekerja sama dengan Digitaraya—platform pengembangan talenta di bidang teknologi dan start-up— serta tim dari Badan Ekonomi Kreatif menyisir start-up, yang sebagian besar belum mendapat suntikan dana dari investor. Para pemenang dibagi ke dalam empat kategori, yakni Best Social Impact, Best Newcomer, Best Sustainable, dan Reader’s Choice.

    Juri penghargaan ini adalah Pemimpin Redaksi Koran Tempo, Budi Setyarso; Vice President Digitaraya, Nicole Yap; Kepala Eksekutif 8Villages, Sanny Gaddafi; Direktur Bisnis Suara Surabaya, Wahyu Widodo; serta tim dari Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif. Penilaian start-up juga melibatkan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Google Indonesia, serta Universitas Gadjah Mada.

    Direktur Utama PT Tempo Inti Media, Toriq Hadad, mengatakan Indonesia menjadi negara paling potensial untuk perkembangan start-up. “Empat dari tujuh unicorn dengan aset di atas US$ 1 miliar di Asia Tenggara ada di Indonesia,” kata dia. Dia berharap dalam lima tahun ke depan ada unicorn dari Surabaya.

    Pemimpin Redaksi Koran Tempo, Budi Setyarso, mengatakan Kota Surabaya dipilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan acara ini lantaran memiliki ekosistem yang baik. “Sebagai sebuah media, Koran Tempo percaya start-up yang kini tumbuh di berbagai daerah harus dikembangkan dan didukung,” ujarnya.

    Baca juga: Startup Pilihan Tempo: Bahaso, Belajar Bahasa Inggris Lewat Ponsel

    Secara terpisah, Direktur Pengembangan Bisnis dan Inkubasi UGM, Hargo Utomo, mengatakan kampus juga berperan menyiapkan talenta dengan pengetahuan dan sikap yang baik. “Universitas juga menyiapkan fondasi kultural bagi  startup agar dilandasi semangat keberpihakan bagi kepentingan negeri.”

    Penerima Penghargaan Start-Up Pilihan Koran Tempo 2017 

    Best Sustainable
    Riliv: Surabaya
    Reblood: Surabaya
    Pijar: Yogyakarta
    Pasienia: Yogyakarta
    Bahaso: Jakarta

    Best Social Impact
    Karapan: Surabaya
    Garda pangan: Surabaya
    Jahitin: Surabaya
    Pasienia: Yogyakarta
    Reblood: Surabaya

    Best Newcomer
    Sampah Muda: Semarang
    Bizhare: Jakarta
    Shushi: Denpasar
    Camp on Farm: Bandung
    Lindungi Hutan: Semarang

    Reader's Choice 
    Ruangguru: Jakarta
    Limakilo: Jakarta
    Ahlijasa: Jakarta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?