IKEA Gelar Diskon Gede, Pengusaha Furnitur Ini Tak Gentar

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Media visit IKEA online Point Bintaro bersama Country Marketing Manager IKEA Indonesia, Eliza Fazia dan Aditya Prabowo, Online Point Team Leader di Giant Extra CBD Bintaro sektor 7, Rabu 13 September 2017. TEMPO | ALIA F

    Media visit IKEA online Point Bintaro bersama Country Marketing Manager IKEA Indonesia, Eliza Fazia dan Aditya Prabowo, Online Point Team Leader di Giant Extra CBD Bintaro sektor 7, Rabu 13 September 2017. TEMPO | ALIA F

    TEMPO.CO, Jakarta - Yudi Chandra Kristianto, Direktur Chandra Karya Furniture, mengatakan program diskon besar-besaran yang diadakan IKEA Indonesia untuk menyambut Natal dan tahun baru hanya program pemasaran biasa. "Biasanya hanya barang tertentu," katanya kepada Tempo, Senin, 18 Desember 2017.

    Yudi menuturkan program diskon seperti itu merupakan program yang biasa dilakukan sebagai bentuk pemasaran teratur di setiap periode tertentu. "Jadi tidak ada dampak yang terlalu signifikan," ujarnya.

    Baca: Sambut Tahun Baru 2018, IKEA Tawarkan Diskon 80 Persen

    Pernyataan itu merespons program promosi IKEA Indonesia, yang menawarkan diskon harga hingga 80 persen mulai 14 Desember 2017 hingga 9 Januari 2018. Produk-produk yang didiskon meliputi perabot dan aksesori rumah tangga.

    Lebih lanjut, Yudi berujar hal serupa juga telah dilakukan para peretail furnitur lokal sejak lama. Terkait dengan diskon akhir tahun, Chandra Karya, misalnya, menawarkan diskon hingga 70 persen untuk berbagai produk furniturnya.

    Meski diskon yang ditawarkan masih di bawah IKEA Indonesia, Yudi menjamin harga akhir produk Chandra Karya tetap lebih kompetitif. "Karena tak ada produk yang harganya di-markup terlalu tinggi," ucapnya.

    Secara keseluruhan, Yudi juga mengaku tidak mempermasalahkan banting harga yang dilakukan IKEA Indonesia. "Dengan adanya promo, makin banyak yang belanja di IKEA ataupun gerai kami," tuturnya.

    Begitu juga terkait dengan salah satu lokasi gerai Chandra Karya yang berdekatan dengan IKEA di Alam Sutera. Yudi menyebutkan hal tersebut tak menjadi kendala bagi perusahaannya. "Market dan kebutuhan konsumen kami berbeda," katanya.

    Yudi menuturkan, selama terjadi persaingan sehat, pihaknya tidak terganggu dengan adanya peretail furnitur dari luar negeri, seperti IKEA. "Yang penting bisa menjawab kebutuhan pasar," ujarnya.

    JENNY WIRAHADI | RR ARIYANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.