Hal Ini Bisa Membuat Lebih Siap Ikuti Seleksi CPNS 2018

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mendengarkan instruksi petugas sebelum dimulainya tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) di Badan Kepegawaian Negara, Jakarta, 21 Oktober 2017. Sebanyak 793 CPNS mengikuti tes SKD dengan sistem Computer Assissted Test (CAT) yang dibagi dalam dua sesi. TEMPO/Fajar Januarta

    Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mendengarkan instruksi petugas sebelum dimulainya tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) di Badan Kepegawaian Negara, Jakarta, 21 Oktober 2017. Sebanyak 793 CPNS mengikuti tes SKD dengan sistem Computer Assissted Test (CAT) yang dibagi dalam dua sesi. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta – Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2017 tidak membawa kabar baik untuk sebagian orang yang dinyatakan tidak lulus. Salah satunya adalah Ditto Radityo. Pria berumur 25 tahun ini gagal pada tahap pertama yakni tes potensi akademik. Diakui Ditto, hasil tesnya yang hanya kurang satu poin benar mengagalkannya  lanjut ke tahap berikutnya.

    “Kalau itu benar, bisa lolos pass grade ke tahap dua,” ujar Ditto saat dihubungi Tempo pada Ahad, 17 Desember 2017. Pekerja swasta ini mencoba seleksi CPNS untuk Kementerian Hukum dan HAM.

    Ia pun sempat mengambil Badan Nasional Penanggulan Terorisme (BNPT). Namun, ia terlambat mendaftar ulang formulir setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi. “Jadi ya saya tidak bisa ikut ujian,” kata Ditto. Ia pun berharap, jika seleksi CPNS 2018 dibuka kembali, ia akan mencoba kembali.

    Senada dengan Ditto, Muhammad Ibrahim juga pernah ikut seleksi CPNS dua kali dan gagal. “Ikut di Kementerian Hukum dan HAM, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” kata Ibrahim saat dihubungi Tempo pada Ahad, 17 Desember 2017.

    Simak: Ini Bocoran Seleksi CPNS 2018 dari Kemenpan RB

    Ia mengaku dua kali gagal di tahap yang sama, yakni pada tahap Computer Assisted Test (CAT). Tahap tersebut merupakan tahap kedua yang berupa tes yang menggunakan computer dan dikerjakan langsung di tempat. Tes tersebut memiliki nilai ambang batas yang ditentukan. Dalam CAT, ada tiga materi yang harus dipelajari yakni tes wawasan kebangsaan, tes intelejensi umum, dan tes kepribadian.

    Setelah gagal, Ibrahim kini membuka usaha makanan ringan yaitu silky pudding dan bubble drink. “Kebetulan juga baru keluar dari Bank DKI,” kata dia. Ibrahim pun tidak menutup kemungkinan untuk mencoba kembali seleksi CPNS jika dibuka kembali pada 2018.

    Ia sudah mempersiapkan diri lebih baik dengan belajar lebih teratur dan menjaga kesehatan. “Minta restu juga dari orang tua,” kata Ibrahim.

    Pada seleksi CPNS 2017, total ada 17.928 lowongan yang dibuka oleh 61 lembaga. Baik kementerian maupun pemerintah daerah provinsi. Dari total 61 lembaga tersebut, masing-masing lembaga memiliki syarat dan kententuan tersendiri.

    Dari sejumlah data yang berhasil dikumpulkan, diperkirakan para pelamar CPNS dari total keseluruhan 61 lembaga tersebut mencapai 1,3 juta orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.