CPNS 2018, Pemerintah di Daerah Bersiap Terima Pegawai Baru

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pegawai negeri di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengikuti upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-109 Tahun di Monas, Jakarta, 20 Mei 2017. ANTARA FOTO

    Pegawai negeri di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengikuti upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-109 Tahun di Monas, Jakarta, 20 Mei 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabar akan dilakukannya perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil besar-besaran pada tahun depan (CPNS 2018), membuat sejumlah pemerintah daerah melakukan persiapan perekrutan pegawai.

    Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kemenpan RB, Herman Suryatman, mengatakan, perekrutan CPNS 2018 bisa mencapai 200 ribuan, sesuai dengan jumlah pegawai yang pensiun.

    Baca juga: Kemenpan RB: Formasi Kebutuhan CPNS 2018 Tunggu Hasil Analisis Ini
    CPNS 2018, Kemenpan Tentukan Formasi Setelah Maret

    Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, hingga, sudah mengajukan penambahan sebanyak 1.200 orang CPNS. Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Mukomuko Jawoto, mengatakan instansinya telah menyampaikan jumlah kebutuhan CPNS daerah itu kepada Kementrian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

    Ia menyatakan, pemerintah daerah setempat hingga kini masih membutuhkan penambahan sebanyak 1.200 CPNS berdasarkan hasil analisa jabatan.

    Berdasarkan analisa jabatan tersebut, katanya, pemerintah daerah setempat masih banyak kekurangan tenaga guru di sekolah mulai dari tingkat dasar hingga menengah pertama, kemudian tenaga kesehatan dan tata usaha, katanya, Kamis, 14 Desember 2017.

    Selain itu, ia menyatakan, pemerintah daerah setempat masih membutuhkan ribuan CPNS karena selama tiga tahun terakhir, atau sejak tahun 2014 tidak ada penerimaan CPNS.

    Ia mengatakan, rencananya akan ada penerimaan CPNS untuk pemerintah daerah setempat pada 2018, namun instansinya belum bisa memastikan jadwal penerimaan CPNS tersebut.

    "Ada wacana dan informasi terkait pengadaan CPNS 2018, tetapi informasi itu belum sampai secara resmi kepada pemerintah daerah ini," ujarnya.

    Untuk itu, ia mengatakan, instansinya masih menunggu informasi lebih lanjut terkait dengan penerimaan CPNS tahun 2018.

    Ia menerangkan, pemerintah daerah setempat masih berpeluang menambah CPNS karena anggaran untuk membayar gaji di APBD tahun depan belum sampai sebesar 50 persen.

    Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, bahkan sudah mengalokasikan dana sebesar Rp200 juta untuk persiapan kegiatan rekrutmen CPNS 2018.

    "Alokasi dana ini untuk mengantisipasi adanya kebijakan pemerintah terhadap pembukaan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS 2018)," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Baiq Nelly Kusumawati di Mataram.

    Baca juga: Penerimaan CPNS 2018, Kuota 200 Ribu Orang

    Menurut dia, dari informasi yang diterima dari pemerintah provinsi, tahun depan akan ada pembukaan formasi CPNS namun jumlahnya belum dipastikan.

    Karena itu pihaknya menunggu kebijakan dari pemerintah dengan tetap mengalokasikan anggaran dan menyiapkan formasi sesuai dengan kebutuhan di kota ini.

    "Formasi tentunya akan kita usulkan sesuai dengan kebutuhan dan permintaan dari pemerintah, karenanya formasi yang sudah kita ajukan tahun ini bisa jadi berkurang atau bertambah," katanya.

    Sebelumnya, kata Nelly, pada awal 2017, pemerintah menginformasikan akan melaksanakan rekrutmen CPNS sehingga setiap daerah diminta untuk mengusulkan formasi sesuai kebutuhan. Sementara pihaknya melakukan persiapan usulan formasi melalui berbagai evaluasi dari beberapa formasi yang dinilai mendesak.

    Hasilnya, jumlah formasi yang telah diajukannya saat itu sebanyak 140 untuk tiga bidang prioritas yang dinilai mendesak, yakni tenaga guru, kesehatan dan tenaga teknis infrastruktur bidang pekerjaan umum.

    "Sayangnya, setelah menunggu berbulan-bulan dengan harapan besar, ternyata pemerintah tidak mengakomodasi formasi yang kita usulkan," katanya.

    Baca juga:  Ini Bocoran Seleksi CPNS 2018 dari Kemenpan RB

    Padahal, katanya, usulan formasi CPNS tersebut untuk memenuhi kebutuhan perangkat daerah sesuai dengan PP Nomor 18 tahun 2016, sebab dengan adanya perubahan organisasi perangkat daerah (OPD) terjadi kekurangan PNS di lingkup Pemerintah Kota Mataram, apalagi setelah adanya moratorium rekrutmen CPNS selama empat tahun.

    "Dengan tidak terakomodasinya formasi tersebut, maka anggaran yang telah kita siapkan sebesar Rp100 juta telah dikembalikan menjadi sisa perhitungan anggaran 2017, dan tahun depan kita alokasikan lagi Rp200 juta untuk perekrutan CPNS," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.