Lima Sektor Melemah, IHSG Ditutup di Zona Merah

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada perdagangan hari ini, Senin, 11 Desember 2017. IHSG ditutup turun tipis 0,07 persen atau 4,32 poin di level 6.026,63.

    Melanjutkan penguatan pada awal perdagangan, pergerakan IHSG berbalik melemah menjelang akhir sesi I dan bergerak fluktuatif hingga ditutup. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.024,04-6.052,51.

    Dari 565 saham yang diperdagangkan hari ini, 122 saham menguat, 223 saham melemah, dan 220 saham stagnan. Lima dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona merah, dipimpin sektor tambang dan industri dasar yang masing-masing turun 1,89 persen dan 0,91 persen. Adapun empat sektor lain menguat, dipimpin sektor aneka industri yang menanjak 1,59 persen.

    Baca: Aneka Industri Topang IHSG Sesi I ke Level 6.040,47

    Saham-saham penekan IHSG:
    BUMI -14,17 persen
    MAYA -8,89 persen
    UNTR -1,37 persen
    KLBF -2,09 persen

    Saham-saham pendorong IHSG:
    BBRI +2,08 persen
    HMSP +1,38 persen
    ASII +1,82 persen
    BDMN +3,18 persen

    Pada akhir perdagangan sesi I siang tadi, IHSG ditutup menguat 0,16 persen atau 9,51 poin di level 6.040,47 dengan dorongan utama dari sektor aneka industri yang menguat 1,56 persen.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.