Selasa, 11 Desember 2018

Harga Apartemen di Jakarta Selatan Melonjak 2,91 Persen

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi proyek pembangunan/bangunan bertingkat/Apartemen. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Ilustrasi proyek pembangunan/bangunan bertingkat/Apartemen. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan, menyebutkan harga apartemen di kawasan Jakarta Selatan mencatat kenaikan tertinggi dibandingkan wilayah-wilayah lainnya di Jakarta. “Harga apartemen tertinggi tercatat berasal dari kawasan Jakarta Selatan, yakni sebesar Rp 17.350.000 per meter persegi pada kuartal ketiga di 2017 atau naik sebesar 2,91 persen,” katanya, Jumat, 8 Desember 2017.

    Sebaliknya, harga apartemen di kawasan Jakarta Utara memiliki nilai tengah (median) harga terendah, yakni Rp 13.890.000 per meter persegi pada kuartal ketiga tahun ini. Harga tersebut menunjukkan penurunan terbesar di kawasan DKI Jakarta, yakni sebesar 1,8 persen (q o q). 

    Baca: Pada 2021, Harga Apartemen Diprediksi Rp 20 Juta per M2

    Dari hasil risetnya, Rumah.com mendatat secara keseluruhan harga apartemen di bawah Rp 1 miliar di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) mengalami sedikit penurunan. Penurunan harga, kata Ike, terutama terjadi di kawasan pinggiran Jakarta. 

    Berdasarkan Rumah.com Property Price Index, tren harga apartemen dengan harga di bawah Rp 1 miliar mengalami fluktuasi dalam dua tahun terakhir. Nilai tengah dari harga apartemen di bawah Rp 1 miliar sempat menyentuh angka Rp 15.960.000 per meter persegi pada kuartal I tahun 2015, namun tertekan hingga Rp 15.560.000 per meter persegi yakni pada kuartal IV tahun 2015 dan kuartal IV tahun 2016.

    Tren harga apartemen di segmen ini lantas kembali menguat sejak kuartal I tahun 2017 dan pada kuartal III tahun 2017, median harga apartemen di bawah Rp1 miliar tercatat pada harga Rp 16.000.000 per meter persegi.

    Secara quarter-on-quarter (q-o-q), harga ini mengalami penurunan sebesar 0,37 persen. Meski demikian, median harga ini lebih tinggi dalam lebih dari dua tahun terakhir. Penurunan harga apartemen pada segmen ini terutama disebabkan penurunan harga di wilayah Jawa Barat.

    Akan tetapi Bekasi mengalami penurunan harga tertinggi yakni sebesar 6,95 persen (q-o-q). Nilai tengah harga apartemen di bawah Rp 1 miliar pada kuartal III tahun 2017 di Bekasi saat ini tercatat sebesar Rp 13.100.000 per meter persegi.

    Sementara itu, harga apartemen Depok juga tercatat turun 1,46 persen (q-o-q). Meski demikian, median harga apartemen di Depok masih tercatat cukup tinggi, yakni sebesar Rp 15.400.000 per meter persegi.

    Kawasan Tangerang tercatat relatif stabil. Median harga apartemen di bawah Rp 1 miliar saat ini tercatat sebesar Rp 18.480.000 di Kota dan Kabupaten Tangerang. Harga ini mengalami kenaikan sebesar 2,67 persen (q-o-q). Sedangkan median harga apartemen di Tangerang Selatan stagnan pada Rp 17.590.000 per meter persegi.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.