Standard Chartered Bank Luncurkan Layanan Mesin Setor Tunai

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • CEO Standard Chartered Bank Indonesia, Rino Donisepoetro saat meluncurkan Cash Deposit Machine

    CEO Standard Chartered Bank Indonesia, Rino Donisepoetro saat meluncurkan Cash Deposit Machine

    TEMPO.CO, Jakarta - Standard Chartered Bank Indonesia meluncurkan layanan cash collection atau penerimaan kas dengan memanfaatkan cash deposit machine (CDM) yang pertama di Indonesia. CEO Standard Chartered Bank cabang Indonesia, Rino Donosepoetro, mengatakan layanan terbaru ini merupakan hasil kolaborasi perseroan dengan G4S Indonesia.

    “Solusi yang ditawarkan melalui CDM menggabungkan keunggulan unik yang dimiliki Standard Chartered Bank dan G4S dengan memanfaatkan platform Straight2Bank, yang merupakan platform perbankan global terintegrasi,” ujar Rino di Jakarta, Kamis, 7 Desember 2017.

    Baca: CEO Standard Chartered Bank Indonesia Dukung GPN

    Doni, panggilan akrab Rino Donosepoetro, menuturkan mesin tersebut merupakan alat penyetor uang tunai digital yang khusus diperuntukkan bagi segmen korporasi. Mesin tersebut, kata dia, dapat membaca hingga empat jenis mata uang, baik dalam denominasi rupiah maupun valuta asing. “Untuk penyetorannya bisa menggunakan uang kertas atau logam,” ucapnya.

    Dengan mesin tersebut, Standard Chartered Bank Indonesia berusaha memotong alur penyetoran uang tunai yang selama ini dilakukan nasabah secara konvensional di kantor cabang, sehingga diharapkan dapat menekan biaya operasional perusahaan. “Jadi bisa mengurangi aktivitas penyetoran tunai di cabang dan lebih secure,” kata Doni.

    Rencananya, hingga 2018, Standard Chartered Bank Indonesia menargetkan dapat menyebar 400 unit mesin CDM ke seluruh Indonesia guna melayani kebutuhan para nasabah.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.