Indeks Harga Saham Gabungan Tembus Level 420

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Indeks harga saham gabungan sudah melewati level 420 setelah pada penutupan Selasa (15/1) naik 5,417 poin ke angka 421,254. Kenaikan ini diikuti oleh indeks saham paling kuat LQ 45 sebesar 1,406 poin ke level 89,284 dan Jakarta Islamic Indeks naik 1,451 poin menyentuh level 65,222. Menurut analis Bhakti Capital, Budi Ruseno, kenaikan ini dipicu oleh investor asing yang memburu saham telekomunikasi dan rokok. Investor lokal juga melakukan langkah yang sama. Budi mengadakan dua jenis industri itu menjadi pilihan karena di Indonesia relatif stabil. “Sehingga mereka melakukan investasi di Indonesia,” katanya. Selama transaksi perdagangan, saham-saham telekomunikasi seperti Telkom (TLKM) dan Indosat (ISAT) memang ramai diperdagangkan, dan aksi beli yang terjadi merupakan kelanjutan dari profit taking. Kalau kita lihat perkembangan saham hari ini, ujar dia, saham yang memiliki kapitalisasi market sudah mengalami kenaikan, maka merembet ke saham Astra Group, kemudian United Traktor (UNTR). “Untuk hari ini yang cukup signifikan adalah naiknya timah. Sebesar 31,25 persen,” jelasnya. Budi mengingatkan terpuruknya timah yang cukup signifikan, sepanjang bulan November tahun lalu. Dimana pada tanggal 1 November 2001 timah memiliki harga di level Rp 975, kemudian pada tanggal 12 November harganya hanya tinggal Rp 500. Bahkan sempat Rp 350. Para investor melihat bahwa saham ini sudah terlalu lama berada di bawah. Sehingga, tanpa memperhatikan fundamental, katanya, “Akhirnya investor berani melakukan pembelian,” jelasnya. Untuk indeks esok hari, menurut Budi, indeks masih akan berkisar dengan bertahan di level 434 dengan titik supportnya di level 409. Ia memprediksi saham yang akan ramai diperdagangkan masih berkisar saham telekomunikasi dan rokok. Sementara itu perdagangan di lanti bursa, terjadi 19.011 kali transaksi dengan 1.342.555 lot saham berpindah tangan, senilai Rp 587,27 miliar. Sebanyak 84 saham mengalami kenaikan, 39 saham turun dan 260 saham pada posisi stagnan. Saham-saham unggulan pada penutupan perdagangan kali ini, seperti Unilever (UNVR), mengalami kenaikan sebesar Rp 1000 menjadi Rp 19.300. Indosat (ISAT) naik Rp 100 menjadi Rp 9.800. Bank BCA (BBCA) naik Rp 100 menjadi Rp 1.800. Telkom (TLKM) naik Rp 25 menjadi Rp 3.325. Sedangkan HM Sampoerna turun Rp 75 menjadi Rp 4.025. Semen Gresik (SMGR) stagnan di Rp 5.800. Gudang Garam (GGRM) tidak bergeser dari posisi Rp 10.500. (Andi Dewanto-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fatwa MUI Nyatakan Vaksin Covid-19 Sinovac Berstatus Halal, Ini Alasannya

    Keputusan halal untuk vaksin Covid-19 itu diambil setelah sejumlah pengamatan di fasilitas Sinovac berikut pengawasan proses pembuatan secara rinci.