Jumat, 22 Juni 2018

Di Harbolnas, Ada Promo Penjualan Rumah Tanpa Uang Muka

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Teras Rumah. drawhome.com

    Ilustrasi Teras Rumah. drawhome.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Event hari belanja online nasional (Harbolnas) tahun 2017 ini juga dimeriahkan oleh portal global Properti Lamudi. Dalam event ini tercatat 14 pengembang yang berpartisipasi dengan berbagai promo menarik.

    Berbagai tawaran promo tersebut mulai dari uang muka Rp 0, hadiah langsung logam mulia, cash back Rp 200 juta, hadiah langsung pendingin ruangan (AC), pemanas air (water heater) dan lain-lain.

    Baca: Harbolnas 2017, Waspadai Diskon Palsu

    Harga properti yang ditawarkan pun sangat bervariasi, mulai dari yang termurah seharga Rp 57 juta hingga yang termahal seharga Rp 2 miliar per unit. Lokasi properti yang ditawarkan tersebar di berbagai wilayah di Indonesia mulai dari Jakarta, Bogor, Tangerang, Serang, Bogor, hingga Bandung.

    Managing Director Lamudi Indonesia Mart Polman mengatakan program Harbolnas Lamudi 2017 ini memang sengaja dibuat olehnya untuk membantu masyarakat menemukan hunian idaman. Para pencari properti diharapkan bisa menemukan beragam promo menarik yang sayang untuk dilewatkan. “Program ini hanya berlaku mulai dari tanggal 1 Desember hingga 31 Desember 2017,” katanya, Selasa, 5 Desember 2017.

    Polman menambahkan program ini diadakan guna menyambut Harbolnas yang biasa diperingati setiap tanggal 12 Desember. Melalui kegiatan ini diharapkan Lamudi sebagai portal properti online dapat ikut berpartisipasi melakukan kampanye untuk memajukan e–commerce di Indonesia.

    Banyak masyarakat Indonesia, kata Polman, yang belum terbiasa melakukan transaksi jual beli online, karena memang belum terbiasa atau takut. "Untuk itu dengan adanya program Harbolnas ini kami berharap akan banyak orang yang berbelanja online,” katanya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Hadiah Juara Piala Dunia Terus Melonjak

    Sejak digelar pada 1982, hadiah uang tunai untuk tim pemenang Piala Dunia terus meningkat. Berikut jumlah duit yang diterima para jawara global ini.