Penyeberangan di Pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk Ditutup

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penumpang turun dari kapal di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, 28 November 2017. Penyeberangan penumpang dari Pelabuhan Gilimanuk Bali menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi mengalami peningkatan akibat erupsi Gunung Agung. ANTARA

    Sejumlah penumpang turun dari kapal di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, 28 November 2017. Penyeberangan penumpang dari Pelabuhan Gilimanuk Bali menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi mengalami peningkatan akibat erupsi Gunung Agung. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktivitas penyeberangan di Selat Bali ditutup sementara sejak pukul 12.30 akibat kencangnya embusan angin di wilayah sekitar. Akibat penutupan tersebut, kapal-kapal pengangkut penumpang dari Pelabuhan Ketapang ataupun Gilimanuk, yang akan menyeberang, tidak diizinkan beroperasi.

    General Manager ASDP Pelabuhan Ketapang Gilimanuk Elvy Yosa mengatakan, saat ini, semua kapal yang akan menyeberang tidak beroperasi demi keamanan. “Kami dapat laporan kecepatan angin 25 knot sampai 35 knot dan tidak diizinkan berlayar sehingga kami tutup sementara penyeberangannya,” ujarnya saat dihubungi dari Denpasar, Jumat, 1 Desember 2017.

    Menurutnya, ada belasan unit kapal feri yang bersandar demi alasan keamanan. Dia mengaku belum tahu berapa lama penutupan akan berlangsung karena keputusan berada di kesyahbandaran setempat.

    Saat ini, semua kapal yang setiap hari melayani penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk sudah ditambatkan. Adapun penumpang yang akan menyeberang diminta menunggu di terminal pelabuhan.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.