Pameran Perlengkapan Ibu dan Anak Bidik Transaksi Rp 50 Miliar

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengunjung melihat perlengkapan tidur bayi dalam acara IMBEX (Indonesia Maternity, Baby, and Kids Expo) di JCC, Senayan, Jakarta, 26 November 2016. IMBEX 2016 menampilkan lebih dari 200 perusahaan dengan 300 brand terbaik. TEMPO/Fajar Januarta

    Sejumlah pengunjung melihat perlengkapan tidur bayi dalam acara IMBEX (Indonesia Maternity, Baby, and Kids Expo) di JCC, Senayan, Jakarta, 26 November 2016. IMBEX 2016 menampilkan lebih dari 200 perusahaan dengan 300 brand terbaik. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, JakartaPameran industri kebutuhan ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan anak bertajuk Indonesia Maternity, Baby, and Kids Expo (IMBEX) 2017 resmi dibuka hari ini. General Manager Reed Panorama Exhibitions Steven Chwee membuka acara yang digelar untuk kesembilan kalinya itu.

    Steven optimistis penyelenggaraan pameran tahun ini akan mampu menarik perhatian lebih dari 50 ribu pengunjung. "Dan menghasilkan nilai transaksi di area pameran sebesar Rp 50 miliar selama tiga hari," ujarnya kepada Tempo di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Jumat, 1 Desember 2017.

    Baca: BCA Dulang Transaksi Rp231 Miliar di Pameran IIMS 2017

    Keyakinan Steven akan tercapainya target itu berangkat dari industri kebutuhan ibu dan anak yang memiliki pasar tersendiri. Alasannya, perkembangan industri kebutuhan ibu dan anak bertambah pesat dari tahun ke tahun, kriteria produk yang khas, dan peningkatan kelas menengah di Indonesia. "Juga ditambah dengan keinginan untuk selalu memberikan yang terbaik untuk si buah hati," tuturnya. 

    Steven mengatakan gelaran pameran ini berbeda dari tahun sebelumnya. Dalam pameran kali ini, ucap dia, pilihan yang ditampilkan lebih banyak. Ada sekitar 300 mereka dari 200 perusahaan yang berasal dari enam negara, yakni Indonesia, Taiwan, Korea, Jepang, Thailand, dan Cina.

    Area pameran yang digunakan pun lebih luas 15 persen dari tahun lalu. Dari pameran yang akan berlangsung selama tiga hari ini, Steven menargetkan jumlah pengunjung dan nilai transaksi dalam jumlah besar. 

    Saat membuka acara ini, Steven didampingi Deputy General Manager Divisi Bisnis Kartu Bank Negara Indonesia Okki Rushartomo, Chief Wooden Toy Division Asosiasi Pengusaha Mainan Indonesia (APMI) Winata Riangsaputra, Exclusive Pumping Mama Indonesia (Eping) Wahyu Prasetiawati, serta Ketua Asosiasi Importir dan Distributor Mainan Indonesia (AIMI).

    Pameran ini akan berlangsung mulai hari ini hingga Ahad, 3 Desember 2017. Setiap hari, acara pameran dibuka dari pukul 10.00 sampai 21.00. Pameran terbuka untuk umum dengan tiket masuk seharga Rp 25 ribu per orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.