Jumat, 23 Februari 2018

Google Bayar Pajak, Sri Mulyani Harap Institusi Lain Patuh Pajak

Reporter:

Alfan Hilmi

Editor:

Rina Widiastuti

Jumat, 1 Desember 2017 05:13 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Google Bayar Pajak, Sri Mulyani Harap Institusi Lain Patuh Pajak

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak menyebut Google telah membayar lunas pajak tahun 2015. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengapresiasi hasil kesepakatan antara Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan pihak Google perihal pajak tersebut.

    “Pertama saya tentu menghargai pada akhirnya telah tercapai kesepakatan antara Dirjen Pajak dan Google,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani, di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat, 1 Desember 2017.

    Baca: Dirjen Pajak Umumkan Google Lunasi Tunggakan Pajak 2015

    Sri berujar, untuk pemungutan pajak dari pihak Google membutuhkan proses yang cukup panjang. Ia mengatakan DJP telah melakukan berbagai macam negosiasi menyangkut cara untuk memungut pajak Google dengan menggunakan prinsip perpajakan.

    Sri mengatakan selesainya permasalahan perpajakan dengan Google menjadi langkah awal yang baik. Ia berharap institusi lain juga patuh perihal pajak.

    “Dengan settlement yang bisa dicapai, paling tidak ini memberikan suatu langkah awal dan reference yang bisa kita gunakan untuk institusi lain,” kata dia.

    Baca juga: Sri Mulyani Lantik Robert Pakpahan Malam Ini

    Sri Mulyani berharap kesepakatan ini memberikan kepastian perihal pembayaran pajak. "Kita berharap compliance ini terus terjaga karena yang kita diskusikan saat ini adalah kewajiban pajak Google di 2015. Masih ada beberapa tahun ke depan,” kata dia.


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Deretan Kasus Rizieq Shihab, 11 Tuntutan dalam 9 Bulan

    Kabar kepulangan Rizieq Shihab pada 21 Februari 2018 membuat banyak pihak heboh karena sejak 2016, tercatat Rizieq sudah 11 kali dilaporkanke polisi.