1 Desember, Bandara Soekarno-Hatta Ujicoba E-Payment untuk Parkir

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana parkir inap terbaru di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten (21/1). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    Suasana parkir inap terbaru di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten (21/1). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta turut mendukung gerakan non Tunai, yakni dengan melakukan uji coba pembayaran parkir roda empat di Terminal 1, 2, 3 dan parkir inap melalui e-Payment.

    Branch Communications Manager Bandara Soekarno-Hatta, Dewandono Prasetyo Nugroho, mengatakan selama Desember 2017 ini pihak PT Angkasa Pura Solusi sebagai operator parkir di Bandara tersebut akan melakukan uji coba dan sosialisasi, untuk kemudian pada awal tahun 2018 sudah mulai diterapkan penggunaan e-Payment secara penuh.

    e-Payment dalam pembayaran parkir dapat dilakukan dengan alat pembayaran non tunai milik bank BUMN dan swasta, antara lain E-money milik Bank Mandiri, Brizzi milik BRI, Tap Cash milik BNI, serta Flash milik BCA.

    Baca: 1 Desember, Bandara Soetta Mulai Terapkan Sistem Non Tunai

    “Agar tidak terjadi kemacetan, kami melakukan uji coba dan sosialisasi terlebih dahulu selama satu bulan. Nantinya secara keseluruhan pada awal tahun akan diterapkan cashless,” kata Prasetyo melalui siaran pers, Kamis, 30 November 2017.

    Selama masa uji coba, pengguna jasa yang belum memiliki alat e-Payment dapat membeli ditempat. Kemudian, juga telah disiapkan loket khusus untuk melakukan top up atau isi ulang e-Payment. "Letak loket khusus ini berada paling kanan di setiap titik transaksi pembayaran di Terminal," ucap Prasetyo.

    Tujuan dari mendukung program gerakan non tunai milik pemerintah tersebut dimaksudkan agar berdampak pada terurainya kemacetan saat membayar parkir mengingat saat ini begitu pesat kebutuhan penggunaan lokasi parkir di Bandara Soekarno-Hatta.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.