Cuaca Ekstrem Ganggu Penerbangan Bandara Yogyakarta dan Solo

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo. TEMPO/Andrey Prasetyo

    Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo. TEMPO/Andrey Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Operasional penerbangan Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, dan Bandara Adi Soemarmo, Solo, terganggu karena cuaca ekstrem. Hal itu menyebabkan runway ditutup (closed runway due to bad weather).

    Corporate Secretary PT Angkasa Pura I Israwadi mengatakan cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang dan petir sempat mengguyur wilayah Yogyakarta dan Solo pada Selasa, 28 November 2017, tepatnya pukul 09.30-13.15.

    Menurut Israwadi, saat cuaca ekstrem itu terjadi, runway diputuskan ditutup karena akan membahayakan penerbangan. Bandara Adisutjipto sempat diberlakukan buka-tutup pada pukul 09.00-14.30. Saat ini, operasional Bandara Adisutjipto berjalan normal. Sedangkan Bandara Adi Soemarmo ditutup pukul 12.20-13.15.

    "Namun penutupan tersebut terpaksa dilakukan demi keselamatan pengguna jasa penerbangan, dan alhamdulillah saat ini sudah berjalan normal kembali," kata Israwadi dalam keterangan tertulis, Selasa, 28 November 2017.

    Simak: Cuaca Penerbangan Agak Mengkhawatirkan

    Penutupan runway Bandara Adisutjipto pada pukul 09.00-13.15 mengakibatkan pengalihan pendaratan tujuh penerbangan. Rinciannya, 2 penerbangan dialihkan ke Bandara Adi Soemarmo, 4 penerbangan ke Bandara Soekarno-Hatta, dan 1 penerbangan ke Bandara Ahmad Yani, Semarang.

    Dua penerbangan yang dialihkan ke Bandara Adi Soemarmo adalah Sriwijaya Air SJ 231 rute Balikpapan-Yogyakarta-Cengkareng dan Garuda Indonesia GA2014 rute Cengkareng-Yogyakarta-Cengkareng.

    Empat penerbangan yang dialihkan ke Bandara Soekarno-Hatta adalah AirAsia QZ601 rute Kualalumpur-Yogyakarta-Kualalumpur, IN236 rute Pontianak-Yogyakarta-Palembang, AirAsia QZ659 rute Singapura-Yogyakarta-Cengkareng, dan Lion Air JT669 rute Balikpapan-Yogyakarta. Adapun penerbangan yang dialihkan ke Bandara Ahmad Yani adalah AirAsia AXM346 rute Kualalumpur-Yogyakarta.

    Tidak hanya pengalihan pendaratan, ada tiga penerbangan yang kembali ke bandara keberangkatan (return to base) akibat penutupan Bandara Adi Sutjipto, yaitu AirAsia QZ7552 rute Cengkareng-Yogyakarta-Cengkareng, Batik Air ID7531 rute Halim Perdana Kusuma-Yogyakarta-Halim Perdanakusuna, dan Batik Air ID 7368 rute Cengkareng-Yogyakarta-Cengkareng.

    Manajemen PT Angkasa Pura I melakukan langkah-langkah antisipasi terkait dengan ancaman gangguan cuaca ekstrem, seperti menyiagakan bandara-bandara yang dikelola Angkasa Pura I untuk beroperasi 24 jam dan berkoordinasi dengan pihak Airnav Indonesia setempat terkait dengan ketersediaan parking stand untuk mengantisipasi pengalihan pendaratan dari Yogyakarta atau Solo.

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.